Sering Langgar Protokol, Calon Kepala Daerah Sebaiknya Didiskualifikasi

Selasa, 08 September 2020 - 14:42 WIB
Maraknya pelanggaran protokol kesehatan saat pendaftaran ini menyiratkan berbagai aturan pilkada di masa pandemi yang sudah ditetapkan, baik oleh KPU maupun Bawaslu belum sepenuhnya menjadi acuan dan perhatian bakal paslon.

“Kalau saat baru mau mendaftar saja sudah banyak bakal paslon yang melanggar, bagaimana nanti saat kampanye yang pasti akan lebih riuh. Para pemangku kepentingan, terutama pemerintah yang sejak awal ingin pilkada tetap digelar tahun ini harus memastikan tidak ada satu pun pelanggaran protokol kesehatan saat nanti kampanye digelar,” kata Fahira Idris dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, di Jakarta, Senin 7 September 2020.(Baca juga: Dicecar Kontroversi Good Looking, Menag Ajak Komisi VIII Tonton Rekaman )

Bahkan Fahira mengusulkan, jika perlu bakal pasangan calon yang berkali-kali melanggar protokol kesehatan langsung didiskualifikasi.

Menurut dia, penyelenggara harus tegas sejak awal tahapan pilkada. Jika tidak, pilkada ini bisa menjadi preseden yang tidak baik bagi upaya besar bangsa ini yang sudah enam bulan lebih berjibaku melawan Covid-19

Dia menilai sebenarnya jika para calon kepala daerah jeli, saat ini isu yang paling krusial dan paling dibutuhkan publik adalah visi misi calon kepala daerah dalam penanggulangan Covid-19 di daerahnya masing-masing.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!