Fateta IPB, Almamater yang Lahirkan Tokoh-tokoh Pangan Dunia

Senin, 09 Juni 2025 - 19:23 WIB
Dia mengungkapkan banyak inovasi dan pendekatan teknologi pangan yang dikembangkan berawal dari riset-riset kecil saat masih menjadi mahasiswa di kampus tersebut. Kontribusi Winarno dalam organisasi dunia seperti Codex Alimentarius Commission dan FAO menjadi bukti bahwa lulusan Fateta mampu bersaing di panggung global.

“Saya ingin generasi muda kita tahu bahwa dari kampus ini, banyak hal besar bisa dimulai. Jadi, kita, Fateta itu sebagai almamater. Apa sih arti almamater? Almamater itu adalah mater ibu yang menyusui itu almamater. Jadi kita-kita ini dibesarkan disusui oleh almamater,” tuturnya.

Selain Prof Winarno, ada juga Prof Aman Wirakartakusumah, Presiden International Union of Food Science and Technology. Dengan semangat tersebut, Fateta IPB kini menjadi role model nasional dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang pangan dan pertanian yang berorientasi global.

Sementara, Kementerian Pertanian melalui Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (PPSDMP) Idha Widi Arsanti menegaskan Kementan akan memperluas kerja sama strategis dengan seluruh Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) di Indonesia.

Langkah ini merupakan bentuk konkret dukungan terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan nasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!