Wagub Sumbar Sebut PSBB Sangat Berdampak pada Ekonomi
Minggu, 03 Mei 2020 - 19:19 WIB
Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit menyebut Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang hampir berjalan dua minggu di Sumbar sangat berdampak pada ekonomi. Foto/iNews
JAKARTA - Sumatera Barat telah menjalankan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dimulai pada 22 April 2020. Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit menyebut PSBB yang hampir berjalan dua minggu itupun sangat berdampak pada ekonomi.
"Ini sangat berdampak sekali terhadap ekonomi. Ekonomi juga bisa mati. Sumatera Barat inikan 95% adalah UMKM," ujar Nasrul via IG Live SINDOnews.com bertajuk Dua Pekan PSBB Sumatera Barat, Minggu (3/5/2020).
Dalam aturan PSBB di Sumatera Barat membatasi perlintasan orang, namun untuk semua angkutan barang alat kesehatan dan lain-lain ekspedisi sektor perdagangan tidak ditutup. Untuk mengantisipasi itu, Nasrul menyebut pihaknya juga telah menyediakan dua Gugus Tugas dalam penanganan COVID-19.
"Kami ada dua Gugus Tugas di Sumatera Barat yang pertama Gugus tugas yang menangani sektor kesehatan bersama kebutuhan yang layak. kedua sektor jaring pengamanan ini yang sudah kita bentuk," jelasnya.
"Ini sangat berdampak sekali terhadap ekonomi. Ekonomi juga bisa mati. Sumatera Barat inikan 95% adalah UMKM," ujar Nasrul via IG Live SINDOnews.com bertajuk Dua Pekan PSBB Sumatera Barat, Minggu (3/5/2020).
Dalam aturan PSBB di Sumatera Barat membatasi perlintasan orang, namun untuk semua angkutan barang alat kesehatan dan lain-lain ekspedisi sektor perdagangan tidak ditutup. Untuk mengantisipasi itu, Nasrul menyebut pihaknya juga telah menyediakan dua Gugus Tugas dalam penanganan COVID-19.
"Kami ada dua Gugus Tugas di Sumatera Barat yang pertama Gugus tugas yang menangani sektor kesehatan bersama kebutuhan yang layak. kedua sektor jaring pengamanan ini yang sudah kita bentuk," jelasnya.
Lihat Juga :