Islam Moderat Jadi Pilar Peneguhan Syariat dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika

Rabu, 28 Mei 2025 - 20:05 WIB
"Jangan bosan menyampaikan narasi moderat, walau sedikit. Karena narasi radikal diproduksi setiap hari," ujarnya.

Ia juga menyerukan agar umat Islam tidak terpancing untuk meniru cara-cara kekerasan yang biasa dilakukan kelompok ekstremis. Sebaliknya, aksi kemanusiaan seperti santunan sosial, dakwah kebangsaan, dan kegiatan edukatif dinilai lebih efektif membentengi masyarakat dari paham intoleran.

Prof. Zuly menutup paparannya dengan mengapresiasi peran organisasi masyarakat seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) yang dinilai sebagai ujung tombak gerakan moderasi beragama di Indonesia. Keduanya dianggap mampu menanamkan nilai toleransi dan menjaga generasi muda dari paparan paham radikal.

"Kontranarasi terhadap intoleransi dan terorisme tidak boleh berhenti. Harus terus dilakukan oleh seluruh elemen bangsa agar persatuan Indonesia tetap utuh," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!