Refleksi 27 Tahun Reformasi, Aktivis 98 Berharap Polri ke Depan Bisa Makin Profesional

Sabtu, 24 Mei 2025 - 15:54 WIB
Tokoh Aktivis 98 Mixil Mina Munir berharap Polri menjadi alat negara yang profesional sebagai penegak hukum di Tanah Air. Foto/SindoNews
JAKARTA - Tokoh Aktivis 98 Mixil Mina Munir berharap Polri menjadi alat negara yang profesional sebagai penegak hukum di Tanah Air. Hal itu disampaikan Mixil mengenai refleksi jalannya 27 tahun Reformasi sejak 1998 sampai 2025.

Sebab, mantan aktivis Forum Kota (Forkot) itu menyebut saat ini banyak oknum yang menjadikan Polri sebagai alat kekuasaan. "Saat ini polisi bukan sebagai alat negara, tapi dia sebagai alat pemerintahan itu yang enggak bisa ditoleransi. Polri tidak boleh menjadi alat politik bagi beberapa oknum, bagi orang yang berkuasa," ujar Mixil, Sabtu (24/5/2025).



Mixil kemudian menyinggung salah satu hasil yang didapat dari Reformasi yakni Polri dipisahkan dari TNI. Kala itu, publik berharap besar Korps Bhayangkara bisa menjadi institusi yang tak terkooptasi militer. "Kalau dulu kan polisi memisahkan dari militer dengan harapan polisi bisa menjalankan fungsinya tidak di bawah dalam kooptasi militer," kata dia.

Baca juga: RUU Polri Dianggap Menyimpang: Tambah Kekuasaan, Bukan Perbaiki Pengawasan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!