Indonesia Berkomitmen Dalam Transformasi Energi
Kamis, 22 Mei 2025 - 22:30 WIB
Ketua Umum Asosiasi Panasbumi Indonesia (API) Julfi Hadi menuturkan IIGCE bukan hanya sebuah konferensi dan pameran, tetapi sebuah platform kolaboratif yang membawa misi strategis bagi Indonesia.
“Panas bumi merupakan aset energi yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga stabil dan melimpah di Indonesia. Saat ini, pemerintah mendorong swasembada energi dan panas bumi dapat menjadi andalan sistem ketenagalistrikan nasional. API terus bekerja sama dengan Kementerian ESDM dan pelaku industri untuk mendorong regulasi yang mendukung kelayakan pendanaan proyek serta berkolaborasi dalam menciptakan upaya efisiensi biaya di geothermal market,” katanya.
Pihaknya mendukung percepatan pengembangan panas bumi melalui advokasi kebijakan, peningkatan kapasitas, dan promosi investasi hijau yang sejalan dengan agenda keberlanjutan nasional menuju target Net Zero Emission.
Ketua Panitia Pelaksana The 11th IIGCE 2025 Ismoyo Argo menambahkan IIGCE yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC) pada 17-19 September 2025 mengusung pendekatan baru yang lebih inklusif dan partisipatif. Tentunya dengan memperluas jangkauan peserta dari sektor pemerintah, pelaku usaha, akademisi, LSM, hingga generasi muda.
“IIGCE 2025 akan menghadirkan berbagai agenda unggulan, termasuk sesi high-level dialogue, technical paper presentation, international exhibition, business matchmaking, serta kegiatan komunitas seperti field trip dan youth program. Kami menargetkan lebih dari 5.000 pengunjung dan partisipasi dari lebih 30 negara, dengan harapan memperkuat diplomasi energi dan investasi,” ujarnya.
“Panas bumi merupakan aset energi yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga stabil dan melimpah di Indonesia. Saat ini, pemerintah mendorong swasembada energi dan panas bumi dapat menjadi andalan sistem ketenagalistrikan nasional. API terus bekerja sama dengan Kementerian ESDM dan pelaku industri untuk mendorong regulasi yang mendukung kelayakan pendanaan proyek serta berkolaborasi dalam menciptakan upaya efisiensi biaya di geothermal market,” katanya.
Pihaknya mendukung percepatan pengembangan panas bumi melalui advokasi kebijakan, peningkatan kapasitas, dan promosi investasi hijau yang sejalan dengan agenda keberlanjutan nasional menuju target Net Zero Emission.
Ketua Panitia Pelaksana The 11th IIGCE 2025 Ismoyo Argo menambahkan IIGCE yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC) pada 17-19 September 2025 mengusung pendekatan baru yang lebih inklusif dan partisipatif. Tentunya dengan memperluas jangkauan peserta dari sektor pemerintah, pelaku usaha, akademisi, LSM, hingga generasi muda.
“IIGCE 2025 akan menghadirkan berbagai agenda unggulan, termasuk sesi high-level dialogue, technical paper presentation, international exhibition, business matchmaking, serta kegiatan komunitas seperti field trip dan youth program. Kami menargetkan lebih dari 5.000 pengunjung dan partisipasi dari lebih 30 negara, dengan harapan memperkuat diplomasi energi dan investasi,” ujarnya.
(jon)
Lihat Juga :