Kejar Target 30 Persen Konservasi Laut, KKP Bentuk Komite Kolaborasi Forum MPA-OECM Nasional
Sabtu, 17 Mei 2025 - 09:21 WIB
Komite ini bertujuan meningkatkan efektivitas pengelolaan kawasan konservasi formal seperti Kawasan Konservasi Laut Daerah (KKLD) dan Taman Wisata Alam Laut (TWAL) maupun kawasan perlindungan perairan berbasis masyarakat berpotensi lainnya atau OECM (Other Effective Area-Based Conservation Measures).
Selain itu, komite juga mendukung upaya pemerintah pusat dan daerah dalam menyusun kebijakan, membangun kapasitas, serta mengakses dukungan global dan sumber daya lainnya untuk mewujudkan target konservasi nasional.
Direktur Konservasi Ekosistem Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut KKP Firdaus Agung menjelaskan, fungsi utama komite ini mencakup penyusunan rencana kerja nasional dan daerah terkait Visi Kawasan Konservasi 2045, diseminasi informasi konservasi secara luas.
Kemudian, penguatan koordinasi lintas sektor, serta penyediaan data dan dukungan teknis bagi kegiatan monitoring dan evaluasi kawasan konservasi dan OECM.
“Dengan terbentuknya komite ini, diharapkan tercipta tata kelola konservasi laut yang inklusif, partisipatif, dan berkeadilan sehingga menciptakan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama,” ujar Firdaus, Jumat (16/5/2025).
Selain itu, komite juga mendukung upaya pemerintah pusat dan daerah dalam menyusun kebijakan, membangun kapasitas, serta mengakses dukungan global dan sumber daya lainnya untuk mewujudkan target konservasi nasional.
Direktur Konservasi Ekosistem Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut KKP Firdaus Agung menjelaskan, fungsi utama komite ini mencakup penyusunan rencana kerja nasional dan daerah terkait Visi Kawasan Konservasi 2045, diseminasi informasi konservasi secara luas.
Kemudian, penguatan koordinasi lintas sektor, serta penyediaan data dan dukungan teknis bagi kegiatan monitoring dan evaluasi kawasan konservasi dan OECM.
“Dengan terbentuknya komite ini, diharapkan tercipta tata kelola konservasi laut yang inklusif, partisipatif, dan berkeadilan sehingga menciptakan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama,” ujar Firdaus, Jumat (16/5/2025).
Lihat Juga :