Jenazah Kolonel Cpl Antonius Hermawan Korban Ledakan Amunisi Dimakamkan di Sleman
Selasa, 13 Mei 2025 - 10:44 WIB
Sebelumnya, jenazah Kolonel Antonius disemayamkan di kediamannya di Komplek Seruni Hills No. A7, Jalan Hankam/Kranggan, Jakarta Timur. Selanjutnya, dilakukan upacara misa arwah dijadwalkan berlangsung sebelum jenazah diberangkatkan ke bandara.
Diketahui, keempat prajurit yang gugur seluruhnya berasal dari Gudang Pusat Munisi III (Gudpusmu III), Pusat Peralatan TNI AD (Puspalad) yakni Kolonel Cpl Antonius Hermawan merupakan Kepala Gudang Gudpusmu III Puspalad, Mayor Cpl Anda Rohanda merupakan Kepala Seksi Administrasi Pergudangan Gudpusmu III Puspalad, Koptu Eri merupakan Anggota Gudpusmu III Puspalad, Pratu Aprio merupakan Anggota Gudpusmu III Puspalad.
Baca juga: 8 Pati Bintang 2 TNI AL Digeser Jenderal Agus Subiyanto Akhir April 2025, Ini Daftarnya
Menurut informasi, sebanyak sembilan korban dari warga sipil masih berada di RSUD Pameungpeuk, Garut untuk dilakukan proses identifikasi lanjutan terus dilakukan oleh tim DVI dan forensik Jawa Barat, menggunakan metode antemortem, postmortem, serta tes DNA. Salah satu tantangan utama dalam proses ini adalah kondisi jenazah yang tidak utuh akibat ledakan hebat yang terjadi.
Diketahui, keempat prajurit yang gugur seluruhnya berasal dari Gudang Pusat Munisi III (Gudpusmu III), Pusat Peralatan TNI AD (Puspalad) yakni Kolonel Cpl Antonius Hermawan merupakan Kepala Gudang Gudpusmu III Puspalad, Mayor Cpl Anda Rohanda merupakan Kepala Seksi Administrasi Pergudangan Gudpusmu III Puspalad, Koptu Eri merupakan Anggota Gudpusmu III Puspalad, Pratu Aprio merupakan Anggota Gudpusmu III Puspalad.
Baca juga: 8 Pati Bintang 2 TNI AL Digeser Jenderal Agus Subiyanto Akhir April 2025, Ini Daftarnya
Menurut informasi, sebanyak sembilan korban dari warga sipil masih berada di RSUD Pameungpeuk, Garut untuk dilakukan proses identifikasi lanjutan terus dilakukan oleh tim DVI dan forensik Jawa Barat, menggunakan metode antemortem, postmortem, serta tes DNA. Salah satu tantangan utama dalam proses ini adalah kondisi jenazah yang tidak utuh akibat ledakan hebat yang terjadi.
(cip)
Lihat Juga :