Gandeng KPK, Upaya Erick Thohir Bangun Sistem Pengawasan Lebih Ketat
Rabu, 30 April 2025 - 12:16 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir ketika menyambangi Kantor KPK, Jakarta, Selasa (29/4/2025). Foto/Istimewa
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) dalam upaya membangun sistem pengawasan yang lebih ketat. Menurut Erick, kerja sama dan konsultasi KPK menjadi langkah krusial bagi Kementerian BUMN agar penugasan dan pola kerja baru berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2025 tentang BUMN bisa dijalankan dengan maksimal.
Dia mengatakan, pengelolaan perusahaan negara yang makin dinamis, terutama dikaitkan dengan UU BUMN terbaru dan keberadaan BPI Danantara membutuhkan sinkronisasi yang kuat agar pengawasan terhadap BUMN semakin ketat.
"Ada penugasan dan pola kerja baru yang harus kami lakukan berdasarkan UU BUMN terbaru itu. Dengan masih menguasai saham seri A, kami tak hanya punya peran untuk mendorong percepatan, tapi juga berperan dalam persetujuan deviden, merger, dan juga penutupan BUMN," ujar Erick ketika menyambangi Kantor KPK, Jakarta, Selasa (29/4/2025).
Baca juga: Momen Jokowi Tenteng Map Cokelat usai Keluar dari SPKT Polda Metro
Dia mengatakan, pengelolaan perusahaan negara yang makin dinamis, terutama dikaitkan dengan UU BUMN terbaru dan keberadaan BPI Danantara membutuhkan sinkronisasi yang kuat agar pengawasan terhadap BUMN semakin ketat.
"Ada penugasan dan pola kerja baru yang harus kami lakukan berdasarkan UU BUMN terbaru itu. Dengan masih menguasai saham seri A, kami tak hanya punya peran untuk mendorong percepatan, tapi juga berperan dalam persetujuan deviden, merger, dan juga penutupan BUMN," ujar Erick ketika menyambangi Kantor KPK, Jakarta, Selasa (29/4/2025).
Baca juga: Momen Jokowi Tenteng Map Cokelat usai Keluar dari SPKT Polda Metro
Lihat Juga :