Mendagri Bakal Kaji Usulan Solo Jadi Daerah Istimewa Surakarta
Jum'at, 25 April 2025 - 16:14 WIB
Sebelumnya, usulan Solo menjadi daerah istimewa diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi II DPR Aria Bima. Ia menuturkan, ada usulan Solo dijadikan daerah otonom dan pisah dari Provinsi Jawa Tengah.
Usulan itu, meminta Solo dijadikan daerah istimewa Surakarta. "Solo, minta pemekaran dari Jawa Tengah dan diminta dibikin Daerah Istimewa Surakarta," kata Aria usai rapat dengan Kemendagri di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (24/4/2025).
Ia menjelaskan, usulan itu didasari lantaran Solo memiliki nilai sejarah "kekhususan" saat melawan penjajah. "Karena secara historis mempunyai suatu kekhususan di dalam proses terhadap melakukan perlawanan terhadap zaman penjajahan dulu dan mempunyai kekhasan sebagai daerah yang mempunyai kekhususan dan kebudayaan," tutur Aria.
Meski begitu, Aria menegaskan, pihaknya belum mengambil keputusan terhadap usulan Solo dijadikan daerah otonom. Apalagi, kata dia, Solo telah menjadi kota dagang dan pendidikan.
"Tapi saya melihat apakah relevansi untuk saat ini? Solo ini sudah menjadi kota dagang, sudah menjadi kota pendidikan, kota industri. Tidak ada lagi yang perlu diistimewakan," tutur Aria.
Usulan itu, meminta Solo dijadikan daerah istimewa Surakarta. "Solo, minta pemekaran dari Jawa Tengah dan diminta dibikin Daerah Istimewa Surakarta," kata Aria usai rapat dengan Kemendagri di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (24/4/2025).
Ia menjelaskan, usulan itu didasari lantaran Solo memiliki nilai sejarah "kekhususan" saat melawan penjajah. "Karena secara historis mempunyai suatu kekhususan di dalam proses terhadap melakukan perlawanan terhadap zaman penjajahan dulu dan mempunyai kekhasan sebagai daerah yang mempunyai kekhususan dan kebudayaan," tutur Aria.
Meski begitu, Aria menegaskan, pihaknya belum mengambil keputusan terhadap usulan Solo dijadikan daerah otonom. Apalagi, kata dia, Solo telah menjadi kota dagang dan pendidikan.
"Tapi saya melihat apakah relevansi untuk saat ini? Solo ini sudah menjadi kota dagang, sudah menjadi kota pendidikan, kota industri. Tidak ada lagi yang perlu diistimewakan," tutur Aria.
(rca)
Lihat Juga :