Kementan Dorong Penyuluh Pertanian Optimalkan Pelaporan Luas Tambah Tanam melalui E-Pusluh
Selasa, 22 April 2025 - 20:52 WIB
Terpisah, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (PPSDMP), Idha Widi Arsanti mangatakan bahwa pelaporan harian LTT merupakan bagian dari sistem monitoring berbasis data real-time yang sangat krusial.
"Kami berharap para penyuluh pertanian dapat terus mendampingi petani dan melakukan pencatatan serta pelaporan secara tepat waktu dan akurat melalui aplikasi e-Pusluh," ujarnya.
Sementara, pada acara Ngobrol Asyik (Ngobras) bersama Penyuluh dan Petani, Volume 13, Selasa (22/4/2025), bertemakan Mendorong Pelaporan LTT melalui e-Pusluh, menghadirkan narasumber Ketua Kelompok Substansi Penyelenggaraan dan Kerjasama Pusat Penyuluhan Pertanian, Rina Yulianti.
Dalam kesempatan tersebut, Rina menyatakan jika saat ini Kementan tengah menyoroti program “Galuh LTT” sebagai program prioritas utama. Dimana para penyuluh diharapkan lebih aktif dalam mengawal dan mendampingi pelaksanaan LTT. Pengawasan ini mencakup identifikasi persoalan di lapangan seperti ketersediaan sarana produksi, pupuk, benih, sarpras pertanian, serta akses permodalan.
"Peran penyuluh sebagai fasilitator, dinamisator, dan motivator menjadi ujung tombak keberhasilan program ini," ucapnya.
"Kami berharap para penyuluh pertanian dapat terus mendampingi petani dan melakukan pencatatan serta pelaporan secara tepat waktu dan akurat melalui aplikasi e-Pusluh," ujarnya.
Sementara, pada acara Ngobrol Asyik (Ngobras) bersama Penyuluh dan Petani, Volume 13, Selasa (22/4/2025), bertemakan Mendorong Pelaporan LTT melalui e-Pusluh, menghadirkan narasumber Ketua Kelompok Substansi Penyelenggaraan dan Kerjasama Pusat Penyuluhan Pertanian, Rina Yulianti.
Dalam kesempatan tersebut, Rina menyatakan jika saat ini Kementan tengah menyoroti program “Galuh LTT” sebagai program prioritas utama. Dimana para penyuluh diharapkan lebih aktif dalam mengawal dan mendampingi pelaksanaan LTT. Pengawasan ini mencakup identifikasi persoalan di lapangan seperti ketersediaan sarana produksi, pupuk, benih, sarpras pertanian, serta akses permodalan.
"Peran penyuluh sebagai fasilitator, dinamisator, dan motivator menjadi ujung tombak keberhasilan program ini," ucapnya.
Lihat Juga :