Pesawat Tempur F-16 Lumpuhkan Pesawat Asing di Langit Jakarta

Selasa, 22 April 2025 - 14:49 WIB
"Latihan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan dan profesionalisme TNI AU dalam menegakkan hukum dan menjaga kedaulatan negara di udara. Keberhasilan penanganan pelanggaran wilayah udara tidak dapat dilakukan sendiri, tetapi harus dilakukan secara terpadu dengan berbagai pihak terkait," kata Abdul Haris usai latihan.

Melalui skenario latihan force down ini, Abdul Haris berharap, pemahaman yang sama antar instansi terkait bisa tercipta sekaligus menjadi sarana evaluasi prosedur tetap penanganan pelanggaran wilayah udara secara menyeluruh.

"TNI AU terus berkomitmen untuk menjaga langit Indonesia melalui kerja sama yang solid dengan seluruh komponen bangsa, guna memastikan bahwa setiap jengkal udara nasional aman dari segala bentuk ancaman dan pelanggaran," tuturnya.

Menurut dia, latihan ini juga merupakan implementasi konkret dari semangat TNI AU Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis (AMPUH) yang digaungkan oleh Kepala Staf TNI AU Marsekal TNI M. Tonny Harjono.

"Semangat ini menjadi landasan dalam setiap pelaksanaan tugas, termasuk dalam latihan ini, untuk memastikan bahwa TNI AU tidak hanya unggul dalam kemampuan teknis, tetapi juga humanis dalam pendekatannya," katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!