Ini Kata 6 Tokoh atas Polemik Ijazah Jokowi
Jum'at, 18 April 2025 - 08:59 WIB
"Saya murka dengan fitnah dan kebohongan yang tidak berdasar. Kebenaran harus ditegakkan walau langit runtuh. Prinsipnya kami siap bentuk tim advokasi membela Pak Jokowi," ujar Pangeran, Kamis (17/4/2025).
Menurut Pangeran, fitnah ijazah palsu tersebut tidak hanya mencemarkan nama baik sekaligus legacy Jokowi selama ini, tapi juga integritas serta kredibilitas KPUD Solo, KPUD Jakarta dan KPU RI sebagai lembaga independen. Sebab seluruh lembaga tersebut selama ini bertugas melakukan verifikasi dokumen ketika Jokowi maju sebagai calon wali kota, gubernur, hingga presiden.
"Itu ijazahnya benar kok, mulai dari wali kota, gubernur, presiden. Ngapain sih orang-orang itu ijazah ijazah palsu apa?" kata Hercules usai bertemu Jokowi di Solo, Selasa (15/4/2025).
Menurutnya, tidak mungkin Jokowi maju sebagai calon Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta, hingga presiden tanpa menggunakan ijazah. Untuk itu, dirinya meminta orang-orang yang mempermasalahkan ijazah Jokowi untuk tidak mencari masalah, mencari sensasi, apalagi membuat gaduh.
Baca juga: Jokowi Tunjukkan Ijazah UGM ke Wartawan tapi Tidak Boleh Difoto
"Kami menilai bahwa tuduhan terhadap Bapak Joko Widodo terkait ijazah palsu adalah bentuk fitnah yang tidak berdasar. Universitas Gadjah Mada telah menegaskan beliau adalah lulusan sah dari kampus tersebut, dan ijazah asli berada di tangan beliau," ujar Affan, Rabu (16/4/2025).
Menurut Affan, publik seharusnya lebih menghargai rekam jejak Jokowi yang telah berkontribusi besar bagi kemajuan bangsa. Di masa kepemimpinannya, Jokowi berhasil mendorong pembangunan infrastruktur secara masif, memperluas konektivitas antarwilayah, meluncurkan berbagai program pro-rakyat seperti Kartu Prakerja, bantuan sosial digital, hingga menjadi pionir dalam pemindahan ibu kota negara ke IKN Nusantara.
Menurut Pangeran, fitnah ijazah palsu tersebut tidak hanya mencemarkan nama baik sekaligus legacy Jokowi selama ini, tapi juga integritas serta kredibilitas KPUD Solo, KPUD Jakarta dan KPU RI sebagai lembaga independen. Sebab seluruh lembaga tersebut selama ini bertugas melakukan verifikasi dokumen ketika Jokowi maju sebagai calon wali kota, gubernur, hingga presiden.
5. Hercules
Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Hercules Rosario De Marshal menilai orang yang menuduh ijazah Jokowi palsu hanya cari sensasi dan membuat gaduh."Itu ijazahnya benar kok, mulai dari wali kota, gubernur, presiden. Ngapain sih orang-orang itu ijazah ijazah palsu apa?" kata Hercules usai bertemu Jokowi di Solo, Selasa (15/4/2025).
Menurutnya, tidak mungkin Jokowi maju sebagai calon Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta, hingga presiden tanpa menggunakan ijazah. Untuk itu, dirinya meminta orang-orang yang mempermasalahkan ijazah Jokowi untuk tidak mencari masalah, mencari sensasi, apalagi membuat gaduh.
Baca juga: Jokowi Tunjukkan Ijazah UGM ke Wartawan tapi Tidak Boleh Difoto
6. Affandi Affan
Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah, Affandi Affan menyebut isu ijazah palsu Jokowi sebagai bentuk fitnah yang tidak hanya mencederai akal sehat, tetapi juga mengabaikan jasa besar Jokowi dalam membangun Indonesia selama dua periode pemerintahannya."Kami menilai bahwa tuduhan terhadap Bapak Joko Widodo terkait ijazah palsu adalah bentuk fitnah yang tidak berdasar. Universitas Gadjah Mada telah menegaskan beliau adalah lulusan sah dari kampus tersebut, dan ijazah asli berada di tangan beliau," ujar Affan, Rabu (16/4/2025).
Menurut Affan, publik seharusnya lebih menghargai rekam jejak Jokowi yang telah berkontribusi besar bagi kemajuan bangsa. Di masa kepemimpinannya, Jokowi berhasil mendorong pembangunan infrastruktur secara masif, memperluas konektivitas antarwilayah, meluncurkan berbagai program pro-rakyat seperti Kartu Prakerja, bantuan sosial digital, hingga menjadi pionir dalam pemindahan ibu kota negara ke IKN Nusantara.
(abd)
Lihat Juga :