Kabakamla dan Wakasal Calon Kuat KSAL

Minggu, 09 Maret 2025 - 20:11 WIB
Kemudian, satu dari AAL 1992 Laksdya TNI Agus Hariadi. Sedangkan lulusan AAL 1989 ada empat perwira tinggi bintang tiga. Mereka adalah Laksdya TNI Denih Hendrata, Laksdya TNI TSNB Hutabarat, Laksdya TNI Budi Purwanto, dan Letjen TNI Marinir Nur Alamsyah.

"Penyebutan nama kandidat kuat KSAL pada tulisan ini berdasarkan urutan lulusan yang lebih senior, bukan berdasarkan siapa yang paling berpeluang agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi liar," papar Selamat.

Berikut ini para kandidat kuat KSAL:

1. Laksdya TNI Irvansyah

Menurut Ginting, memang belum ada sejarahnya, Kepala Bakamla (dahulu pada 2006-2015 disebut Kepala Bakorkamla/Badan Koordinasi Keamanan Laut) yang menjadi KSAL. Perwira tinggi pertama yang menjadi Kepala Bakorkamla Laksdya TNI Djoko Sumaryono (AAL 1973). Sedangkan yang pertama menjadi Kepala Bakamla Laksdya TNI Desi Albert Mamahit (AAL 1984).

‘’Entahlah apakah tahun ini akan tercipta sejarah baru alias pecah telur Kepala Bakamla akan menjadi KSAL? Semua bisa saja terjadi. Hak prerogatif Presiden selaku pemegang kekuasaan tertinggi atas Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara (UUD 1945, Pasal 10),’’ ungkapnya.

Para mantan Kepala Bakorkamla maupun Bakamla selalu masuk dalam nominasi calon kuat KSAL. Mereka memang orang-orang terbaik dari matra laut, kendati belum ada yang berhasil menjadi KSAL. ‘’Itulah takdir,’’ tambah Selamat.

Laksdya TNI Irvansyah menjadi Kepala Bakamla sejak September 2023 hingga sekarang. Sudah satu setengah tahu, Laksdya TNI Irvansyah menjadi orang nomor satu di Bakamla. Sebelum menjadi Kepala Bakamla, dia menjadi Pangkogabwilhan (Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan) 1 menggantikan Laksdya TNI Muhammad Ali pada Januari hingga Juli 2023 (selama enam bulan). Sedangkan Ali promosi menjadi KSAL.

Irvansyah juga pernah menjadi Pangkoarmada (Panglima Komando Armada) III pada Juni 2021 hingga Januari 2023 (selama satu tahun tujuh bulan). Pangkolinlamil (Panglima Komando Lintas Laut Militer) pada November 2020 hingga Juni 2021 (selama tujuh bulan).

Wakil Asisten Operasi KSAL pada September 2019 hingga November 2020 (selama satu tahun dua bulan). Komandan Guspurla (Gugus Tempur Laut) Komando Armada Barat, pada Februari 2018 hingga September 2019 (selama satu tahun tujuh bulan). ‘’Dari jabatan selama menjadi perwira tinggi, Irvansyah memenuhi syarat untuk menakhodai Mabesal. Paket lengkap dimiliki Irvansyah, doktor bidang manajemen ini,’’ paparnya.

2. Laksdya TNI Erwin S Aldedharma

Adapun Laksdya TNI Erwin S Aldedharma juga menjadi calon kuat KSAL pengganti Muhammad Ali. Dalam sejarah Wakil KSAL (awalnya pada 1966 disebut Wakil Panglima Angkatan Laut (Wapangal) ditempati Letjen KKO (Korps Komando/Marinir) Hartono, kemudian berubah menjadi Deputi KSAL sejak 1969-1985.

‘’Itulah pertama dan terakhir seorang perwira tinggi Marinir menjadi Wakil KSAL, karena titik berat Angkatan Laut adanya di laut. Sedangkan Marinir titik beratnya di pantai dan daratan,’’ jelasnya.

Posisi orang kedua di Mabesal dihapuskan sejak 1985 hingga 1997. Pada 15 Juli 1997 dihidupkan kembali dengan sebutan Wakil KSAL. Widodo Adi Sucipto (AAL 1968) menjadi orang pertama yang menjadi memegang posisi Wakil KSAL dan kemudian menjadi KSAL.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!