Melampaui Hierarki Kebutuhan

Rabu, 05 Maret 2025 - 13:12 WIB
Muhammad Irfanudin Kuniawan - Dosen Universitas Darunnajah. Foto/Dok pribadi
Muhammad Irfanudin Kurniawan

Dosen Universitas Darunnajah



Konsep kebutuhan manusia telah lama menjadi pusat perhatian dalam studi psikologi, dan salah satu teori yang paling terkenal adalah hierarki kebutuhan yang dikemukakan oleh Abraham Maslow. Maslow menyusun kebutuhan manusia dalam lima tingkat yang dimulai dari kebutuhan fisik dasar hingga mencapai aktualisasi diri yang paling tinggi. Meskipun teori ini telah memberikan wawasan penting tentang motivasi manusia, pendekatannya yang sekuler dan materialistis tidak sepenuhnya sesuai dengan pandangan Islam yang lebih menekankan keseimbangan antara kebutuhan duniawi dan spiritual. Di sinilah konsep maqasid al-shariah (tujuan-tujuan syariat) dapat menawarkan solusi yang lebih komprehensif dan menyeluruh dalam memenuhi kebutuhan manusia.

Maslow mengklasifikasikan kebutuhan manusia dalam urutan hierarkis yang terdiri dari lima tingkat:

1. Kebutuhan fisiologis: Seperti makan, tidur, dan perlindungan fisik.

2. Kebutuhan keselamatan: Termasuk rasa aman secara fisik dan finansial.

3. Kebutuhan sosial: Keinginan untuk diterima dalam kelompok sosial, baik itu keluarga, teman, atau masyarakat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!