Wamenaker Investigasi Pemecatan Vokalis Band Sukatani sebagai Guru
Rabu, 26 Februari 2025 - 06:03 WIB
"Kemudian juga di kepolisian juga ada namanya Desk Tenaga Kerja, ini kan terkait aktivity Novi sebagai guru, guru itu kan buruh juga, dia buruh juga karena dia digaji. Dia diperintah dan dia digaji artinya ada unsur dia sebagai buruh," katanya.
"Nah dari situ mungkin kita masuk, nah nanti kita coba melakukan cek ke yayasannya dengan mengutus misalnya pengawas, pasti kita akan melakukan, tapi ketika ada laporan ya. Kalau belum ada laporan enggak mungkin kita melakukan ke lapangan," sambungnya.
Baca juga: 17 Kepala Daerah PDIP Akhirnya Ikut Retreat di Akmil Magelang
Di sisi lain, Immanuel menilai bahwa lagu Band Sukatani yang berjudul 'Bayar Bayar Bayar' merupakan kritik, bukan Ujaran kebencian terhadap institusi Polri.
"Yang dilakukan oleh kawan-kawan grup punk band Sukatani ini, ini kan kritik bukan kebencian atau menyebarkan hal-hal yang sifatnya malah merusak," katanya.
"Nah dari situ mungkin kita masuk, nah nanti kita coba melakukan cek ke yayasannya dengan mengutus misalnya pengawas, pasti kita akan melakukan, tapi ketika ada laporan ya. Kalau belum ada laporan enggak mungkin kita melakukan ke lapangan," sambungnya.
Baca juga: 17 Kepala Daerah PDIP Akhirnya Ikut Retreat di Akmil Magelang
Di sisi lain, Immanuel menilai bahwa lagu Band Sukatani yang berjudul 'Bayar Bayar Bayar' merupakan kritik, bukan Ujaran kebencian terhadap institusi Polri.
"Yang dilakukan oleh kawan-kawan grup punk band Sukatani ini, ini kan kritik bukan kebencian atau menyebarkan hal-hal yang sifatnya malah merusak," katanya.
Lihat Juga :