Pertama Dalam Sejarah, Polri Gunakan Alat Canggih EEG untuk Seleksi Casis SIPSS di Akpol

Rabu, 19 Februari 2025 - 07:20 WIB
Sejak datang di Akpol pada Jumat 14 Februari 2025 lalu, total sebanyak 210 Casis SIPSS mengikuti serangkaian proses seleksi. Mereka sebelumnya sudah lolos seleksi tingkat daerah atau di tingkat Polda-Polda. Total 210 casis itu terdiri dari 150 pria dan 60 wanita. SIPSS merupakan jalur pendidikan khusus bagi lulusan D4, S1 maupun S2 untuk menjadi Perwira Pertama (Pama) Polri.

Mereka menjalani serangkaian tes hingga tahapan akhir di 28 Februari 2025. Pada penerimaannya, Polri melibatkan pengawas internal dan eksternal, menerapkan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis (Betah).

Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Pol Dedi Prasetyo mengemukakan SSDM Polri, selaku Panpus Seleksi SIPSS terus memutakhirkan alat-alat ukur pada tes penerimaan anggota Polri. Hal itu dilakukan dengan tujuan hasil pemeriksaan objektif dan calon-calon siswa yang lulus memenuhi syarat adalah mereka yang terbaik, baik dari sisi akademik, mental, dan jasmani.

Dengan kondisi mental dan jasmani yang baik, para siswa nantinya diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian pendidikan SIPSS dengan maksimal. Hal ini juga merupakan upaya mewujudkan zero accident selama pendidikan. "Proses rekrutmen ini betul-betul kita pertimbangkan yang paling utama adalah kualitas," tegas Komjen Dedi.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!