Kasus Covid-19 Terus Meroket, Masyarakat Diminta Tetap Jaga Diri

Rabu, 02 September 2020 - 10:35 WIB
Selain berisiko tinggi, terjadi juga kenaikan kabupaten/kota dengan risiko sedang dari sebelumnya 222 kabupaten/kota naik menjadi 230 kabupaten/kota. Adapun kabupaten/kota dengan risiko rendah turun dari 189 kabupaten/kota menjadi 151 kabupaten/kota. Sejauh ini wilayah yang tidak ada kasus baru dari 41 kabupaten/kota menjadi 42 kabupaten/kota. (Baca juga: Hamas Sebut Kesepakatan UEA-Israel Memalukan)

Kelompok yang tidak terdampak makin menurun dari 30 menjadi 26 kabupaten/kota. “Zona tidak terdampak atau hijau turun 13,8% menjadi 13,22%. Terlihat di sini bahwa zona dengan risiko sedang naik dari 43,19% menjadi 44,75%. Dan yang kuning atau risiko rendah dari 36,77% turun menjadi 29,38%,” ungkapnya.

Anggota Komisi IX DPR Yahya Zaini mengatakan, penanganan Covid-19 yang dilakukan selama ini belum efektif dan masif. Pemerintah diminta meningkatkan kapasitas test, tracing, dan treat ment(3T). Saat ini cakupan tes masih rendah, yakni baru sekitar 48%.

“Hanya DKI Jakarta yang sudah di atas standar WHO. Dengan tes yang masih rendah, yang terpapar positif semakin meningkat. Ini artinya masih banyak potensi masyarakat yang terpapar dan belum diketahui,” ujarnya.

Yahya memaparkan beberapa masalah dalam penanganan Covid-19. Pertama, lemahnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah. Bahkan koordinasi antar kementerian dan lembaga di pemerintah pusat pun kurang baik.

Hal itu terlihat dari langkah pemerintah membentuk struktur baru yang menangani penanganan Covid-19 dari aspek kesehatan dan penanganan ekonomi. Kedua, rendahnya serapan anggaran penanganan Covid-19. (Baca juga: Begini Suasana Hari Pertama Pembatasan Aktivitas Warga Depok)

“Salah satunya akibat lambatnya pencairan anggaran dari Kemenkeu, khususnya untuk sektor kesehatan. Serapan anggaran Covid-19 sampai Agustus 2020, baru sekitar 25%. Yang terendah sektor kesehatan sekitar 7%,” tutur Zaini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!