Jelang 100 Hari, Rakyat Ikut Evaluasi Kabinet Merah Putih
Jum'at, 10 Januari 2025 - 15:57 WIB
Bahkan, diberbagai forum internasional, seperti KTT G-7, G-20 dan Forum APEC, Presiden Prabowo mendapatkan apresiasi dari para Kepala Negara dan Kepala Pemerintan dari berbagai negara.
"Presiden Prabowo telah menunjukkan otentikisme pemimpin dari Asia khususnya Asia Tenggara. Indonesia adalah negara besar yang pernah menjadi kiblat Negara-Negara Non-Blok. Presiden Prabowo telah menunjukkan kepada dunia internasional bahwa Indonesia di bawah kepemimpinannya tidak bisa lagi didikte oleh negara lainnya. Indonesia duduk sejajar dengan negara-negara lainnya di dunia," kata Bambang.
Baca juga: Prabowo Bangga Peraih Adhi Makayasa Masuk Kabinet Merah Putih
Menjelang 100 hari kerja Kabinet Merah Putih pada 29 Januari 2025 mendatang, Bambang mengingatkan agar para Menteri, para Wakil Menteri, para Kepala Badan dan pejabat setingkat menteri untuk merealisasikan tugas negara yang menjadi tanggung jawabnya.
"Kami, masyarakat, akademisi, cendekiawan, lembaga swadaya masyarakat dan institusi yang berkepentingan dalam konstelasi politik nasional ikut serta dalam memberikan penilaian kritis terkait kinerja 100 hari kepada Menteri, Wakil Menteri, Ketua Badan Kabinet Merah Putih dan secara keseluruhan kepada Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming. Raport selama 100 hari kerja itu, bisa dimaklumkan menjadi bagian penting untuk mengambil langkah penting Presiden dalam melaksanakan hak prerogatifnya untuk melakukan reshuffle kabinet sesuai penilaian kinerja dan kebutuhan," kata Bambang.
Di sisi lain, kata Bambang, Presiden Prabowo telah berupaya membangkitkan harapan masyarakat terhadap kinerja pemerintahannya, untuk mewujudkan berbagai program strategis.
"Presiden Prabowo telah menunjukkan otentikisme pemimpin dari Asia khususnya Asia Tenggara. Indonesia adalah negara besar yang pernah menjadi kiblat Negara-Negara Non-Blok. Presiden Prabowo telah menunjukkan kepada dunia internasional bahwa Indonesia di bawah kepemimpinannya tidak bisa lagi didikte oleh negara lainnya. Indonesia duduk sejajar dengan negara-negara lainnya di dunia," kata Bambang.
Baca juga: Prabowo Bangga Peraih Adhi Makayasa Masuk Kabinet Merah Putih
Menjelang 100 hari kerja Kabinet Merah Putih pada 29 Januari 2025 mendatang, Bambang mengingatkan agar para Menteri, para Wakil Menteri, para Kepala Badan dan pejabat setingkat menteri untuk merealisasikan tugas negara yang menjadi tanggung jawabnya.
"Kami, masyarakat, akademisi, cendekiawan, lembaga swadaya masyarakat dan institusi yang berkepentingan dalam konstelasi politik nasional ikut serta dalam memberikan penilaian kritis terkait kinerja 100 hari kepada Menteri, Wakil Menteri, Ketua Badan Kabinet Merah Putih dan secara keseluruhan kepada Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming. Raport selama 100 hari kerja itu, bisa dimaklumkan menjadi bagian penting untuk mengambil langkah penting Presiden dalam melaksanakan hak prerogatifnya untuk melakukan reshuffle kabinet sesuai penilaian kinerja dan kebutuhan," kata Bambang.
Di sisi lain, kata Bambang, Presiden Prabowo telah berupaya membangkitkan harapan masyarakat terhadap kinerja pemerintahannya, untuk mewujudkan berbagai program strategis.
Lihat Juga :