Presiden Prabowo Tak Puas dengan Penurunan Biaya Haji 2025
Selasa, 07 Januari 2025 - 21:21 WIB
Presiden Prabowo Subianto mengaku belum puas dengan penurunan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2025. Foto/
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengaku belum puas dengan penurunan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2025. Prabowo berharap biaya tersebut masih bisa diturunkan.
Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang usai menemui Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan Jakarta pada hari ini Selasa (7/1/2025).
"Tentu Pak Presiden mengucapkan terima kasih ke para anggota panja, tetapi kelihatannya Pak Presiden masih belum puas," kata Marwan di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (7/1/2025).
Baca juga: Usulan Biaya Haji 2025 Berubah: BPIH Rp89,6 Juta, Jemaah Bayar Rp55,5 Juta
Marwan menyebut, biaya haji pada 2025 tidak bisa lagi diturunkan. Namun, pihaknya akan mengkaji keinginan Prabowo tersebut. "Tentu apakah ini menjadi kajian ulang kami, mungkin saja. Periode ini tidak karena sudah diambil keputusan," jelasnya.
Nantinya, Panja akan mengkaji kembali penurunan biaya haji untuk tahun berikutnya. "Menjadi catatan kami, Komisi VIII arahan Pak Presiden sepertinya menginginkan sebetulnya di bawah itu," ungkapnya.
Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang usai menemui Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan Jakarta pada hari ini Selasa (7/1/2025).
"Tentu Pak Presiden mengucapkan terima kasih ke para anggota panja, tetapi kelihatannya Pak Presiden masih belum puas," kata Marwan di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (7/1/2025).
Baca juga: Usulan Biaya Haji 2025 Berubah: BPIH Rp89,6 Juta, Jemaah Bayar Rp55,5 Juta
Marwan menyebut, biaya haji pada 2025 tidak bisa lagi diturunkan. Namun, pihaknya akan mengkaji keinginan Prabowo tersebut. "Tentu apakah ini menjadi kajian ulang kami, mungkin saja. Periode ini tidak karena sudah diambil keputusan," jelasnya.
Nantinya, Panja akan mengkaji kembali penurunan biaya haji untuk tahun berikutnya. "Menjadi catatan kami, Komisi VIII arahan Pak Presiden sepertinya menginginkan sebetulnya di bawah itu," ungkapnya.
Lihat Juga :