Dewas Bongkar Nyali Pimpinan KPK Berantas Korupsi Masih Kecil
Kamis, 12 Desember 2024 - 18:30 WIB
Anggota Dewas KPK Syamsuddin Haris memberikan keterangan saat konferensi pers penyampaian laporan kinerja periode 2019-2024 di Gedung ACLC, Jakarta Selatan, Kamis (12/12/2024). Foto: SINDOnews/Riyan Rizki
JAKARTA - Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan pimpinan KPK periode 2019-2024 kurang memiliki nyali dalam pemberantasan korupsi. Itu disampaikan anggota Dewas KPK Syamsuddin Haris saat konferensi pers penyampaian laporan kinerja periode 2019-2024 di Gedung ACLC, Jakarta Selatan, Kamis (12/12/2024).
Dia menyinggung riwayat kasus etik yang menyeret sejumlah nama pimpinan KPK periode 2019-2024. “Bahwa dalam penilaian Dewas, pimpinan KPK belum dapat memberikan teladan, khususnya mengenai integritas. Ini terbukti dari tiga Pimpinan KPK yang kena etik dan anda semua sudah tahu siapa saja,” ujar Syamsuddin.
Baca juga: Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron Gugat Dewas KPK ke PTUN
Tak hanya integritas, pimpinan KPK juga belum menunjukkan konsistensi dari sisi sinergitas. “Hal ini bisa kita lihat misalnya muncul secara publik misalnya statement pimpinan A kok bisa berbeda dengan Pimpinan B tentang kasus yang sama. Kami di Dewas sangat menyesalinya,” katanya.
Dia menyinggung riwayat kasus etik yang menyeret sejumlah nama pimpinan KPK periode 2019-2024. “Bahwa dalam penilaian Dewas, pimpinan KPK belum dapat memberikan teladan, khususnya mengenai integritas. Ini terbukti dari tiga Pimpinan KPK yang kena etik dan anda semua sudah tahu siapa saja,” ujar Syamsuddin.
Baca juga: Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron Gugat Dewas KPK ke PTUN
Tak hanya integritas, pimpinan KPK juga belum menunjukkan konsistensi dari sisi sinergitas. “Hal ini bisa kita lihat misalnya muncul secara publik misalnya statement pimpinan A kok bisa berbeda dengan Pimpinan B tentang kasus yang sama. Kami di Dewas sangat menyesalinya,” katanya.
Lihat Juga :