Menerka Langkah Politik Anies Setelah Tegas Menyatakan Tidak Terlibat Partai Perubahan
Sabtu, 16 November 2024 - 14:33 WIB
Baca Juga: Partai Perubahan Dideklarasikan, Langsung Usung Anies Baswedan sebagai Capres
Lalu, apa langkah politik Anies sekarang? Diketahui, setelah gagal di Pilpres 2024, Anies Baswedan mewacanakan mendirikan partai politik (parpol) atau organisasi kemasyarakatan (ormas). "Ada yang usul supaya saya masuk partai atau bikin partai politik. Nah, gini. Kalau masuk partai, pertanyaannya, partai mana yang sekarang tidak tersandera oleh kekuasaan. Jangankan dimasuki, mencalonkan saja terancam. Agak berisiko juga bagi yang mengusulkan. Jadi, ini adalah sebuah kenyataan nih. Jadi, kita lihat ke depan," ujar Anies dalam video yang diunggah di YouTube @aniesbaswedan, Jumat (30/8/2024).
Lalu, apakah Anies akan membuat partai politik baru? "Gini. Bila untuk mengumpulkan semua semangat perubahan yang sekarang makin hari makin terasa besar, dan itu menjadi sebuah kekuatan, diperlukan menjadi gerakan, maka membangun ormas atau membangun partai baru, mungkin itu jalan yang akan kami tempuh. Kita lihat sama-sama ke depan," ujar Anies.
Pengamat politik asal Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin menilai, penolakan Anies dijadikan Ketum Partai Perubahan karena sejak awal partai tersebut tak ada kaitan dengan Anies.
Baca Juga:Mereka yang Merapat ke Anies Baswedan Jelang Hari Pencoblosan Pilkada
Menurutnya, mantan Gubernur DKI Jakarta itu tidak mungkin bersedia jadi ketum partai itu karena sejak awal merasa bukan berasal dari gagasannya sendiri.
Lalu, apa langkah politik Anies sekarang? Diketahui, setelah gagal di Pilpres 2024, Anies Baswedan mewacanakan mendirikan partai politik (parpol) atau organisasi kemasyarakatan (ormas). "Ada yang usul supaya saya masuk partai atau bikin partai politik. Nah, gini. Kalau masuk partai, pertanyaannya, partai mana yang sekarang tidak tersandera oleh kekuasaan. Jangankan dimasuki, mencalonkan saja terancam. Agak berisiko juga bagi yang mengusulkan. Jadi, ini adalah sebuah kenyataan nih. Jadi, kita lihat ke depan," ujar Anies dalam video yang diunggah di YouTube @aniesbaswedan, Jumat (30/8/2024).
Lalu, apakah Anies akan membuat partai politik baru? "Gini. Bila untuk mengumpulkan semua semangat perubahan yang sekarang makin hari makin terasa besar, dan itu menjadi sebuah kekuatan, diperlukan menjadi gerakan, maka membangun ormas atau membangun partai baru, mungkin itu jalan yang akan kami tempuh. Kita lihat sama-sama ke depan," ujar Anies.
Pengamat politik asal Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin menilai, penolakan Anies dijadikan Ketum Partai Perubahan karena sejak awal partai tersebut tak ada kaitan dengan Anies.
Baca Juga:Mereka yang Merapat ke Anies Baswedan Jelang Hari Pencoblosan Pilkada
Menurutnya, mantan Gubernur DKI Jakarta itu tidak mungkin bersedia jadi ketum partai itu karena sejak awal merasa bukan berasal dari gagasannya sendiri.
Lihat Juga :