Komisi V DPR Nilai Sepeda Masuk Tol Tidak Urgent
Minggu, 30 Agustus 2020 - 20:01 WIB
Legislator asal Kalimantan Timur ini menjelaskan, jalan tol diselenggarakan untuk memperlancar lalu lintas di daerah yang telah berkembang serta untuk meningkatkan hasil guna dan daya guna pelayanan distribusi barang dan jasa guna menunjang peningkatan pertumbuhan ekonomi. Terlebih, saat pandemi COVID-19 yang masih merebak, kebijakan itu sungguh tidak tepat.
“Jadi di tengah pandemi COVID-19 ini selain karena alasan protokol covid-19 juga tentu untuk pemulihan ekonomi nasional maka tentu itu tidak tepat,” tegas Irwan.
Irwan menambahkan, selain pertimbangan masalah konektivitas transportasi, okupansi kendaraan dan masalah kemacetan lalu lintas di ruas tol lain. Masalah keselamatan dan keamanan pengendara sepeda juga harus benar-benar menjadi pertimbangan mengingat mengingat ruas tol tersebut adalah jalan layang, di mana angin cukup menyebabkan ancaman faktor keselamatan masyarakat pesepeda. (Baca juga: Wacana Sepeda Masuk Tol, Dirlantas Tunggu Instruksi Kemen PUPR )
“Apalagi jalan tol sejatinya didesain untuk kendaraan berkecepatan tinggi,” pungkas Doktor Ilmu Kehutanan Universitas Mulawarman itu.
“Jadi di tengah pandemi COVID-19 ini selain karena alasan protokol covid-19 juga tentu untuk pemulihan ekonomi nasional maka tentu itu tidak tepat,” tegas Irwan.
Irwan menambahkan, selain pertimbangan masalah konektivitas transportasi, okupansi kendaraan dan masalah kemacetan lalu lintas di ruas tol lain. Masalah keselamatan dan keamanan pengendara sepeda juga harus benar-benar menjadi pertimbangan mengingat mengingat ruas tol tersebut adalah jalan layang, di mana angin cukup menyebabkan ancaman faktor keselamatan masyarakat pesepeda. (Baca juga: Wacana Sepeda Masuk Tol, Dirlantas Tunggu Instruksi Kemen PUPR )
“Apalagi jalan tol sejatinya didesain untuk kendaraan berkecepatan tinggi,” pungkas Doktor Ilmu Kehutanan Universitas Mulawarman itu.
(kri)
Lihat Juga :