Cagub Benny Laos Meninggal Dunia, Mendagri Minta Warga Malut Kawal Pilkada 2024

Senin, 14 Oktober 2024 - 21:30 WIB
Baca juga: Sudah 45 Tokoh Nasional dan Menteri yang Dipanggil Prabowo, Ini Nama-namanya

Benny Laos pernah mengatakan jika dirinya tidak makan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Sebagai pengusaha, Benny Laos merasa secara materi sudah selesai dengan kebutuhan diri sendiri dan keluarga. Cita-cita almarhum hanya tidak ingin melihat masyarakat Malut hidup miskin. Dia ingin membuat tempat yang telah membesarkannya berubah menjadi lebih sejahtera.

”[Benny Laos bilang, Saya ingin membuat perubahan untuk daerah yang kaya, kemudian tapi masyarakatnya masih banyak yang miskin, saya ingin berbakti dan ingin membuat masyarakatnya lebih baik dan sejahtera. Itu saja kira-kira yang memotivasi saya,” tambahnya.

Tito menegaskan, pilkada akan berlangsung sesuai jadwal, dan bagi cagub yang telah meninggal sebelum pencoblosan, proses penggantiannya telah diatur dalam mekanisme Undang-Undang (UU). Adapun jadwal pilkada sudah ditetapkan dan tahapannya telah diatur oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dia juga terus mengimbau agar masyarakat terus kondusif dalam mengawal proses demokrasi secara damai.

“Saya sampaikan the show must go on, pilkada tetap berlanjut. Nanti ada mekanismenya untuk calon-calon yang wafat atau meninggal dunia ya. Ada mekanisme yang diatur dalam UU Pilkada maupun peraturan KPU, tapi pilkada tetap harus berlanjut, tetap mencari pemimpin yang baik di Maluku Utara,” tandasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!