Jaga Kedaulatan Negara, Bakamla Tak Gentar Usir Kapal Rusia
Rabu, 09 Oktober 2024 - 08:45 WIB
Selain itu, patroli bersama yang dilakukan dengan lembaga terkait berhasil memeriksa 913 kapal, dengan 13 kapal ditangkap karena pelanggaran. Bakamla juga berpartisipasi dalam Operasi Bersama dengan Malaysia dan Australia, serta melakukan kunjungan ke Filipina. Di bidang operasi udara, Bakamla RI telah menjalankan tiga operasi dengan identifikasi total 390 kapal.
Patroli Bersama 2024 merupakan yang ketiga kali dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia sejak disahkan PP No 13/2022 tentang Penyelenggaraan Keamanan, Keselamatan, dan Penegakan Hukum di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia. Patroli bersama itu turut didukung oleh unsur laut dan udara dari instansi terkait, antara lain TNI AL, Korpolairud, Baharkam Polri, Ditjen PSDKP, KKP, Ditjen Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan, dan Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, dan instansi terkait lainnya.
Mengusir Kapal Rusia
Irvansyah mengungkapkan pihaknya banyak melakukan pengusiran kapal-kapal asing yang terindikasi masuk ke wilayah teritorial Indonesia. Dia bercerita beberapa waktu lalu mendapat laporan ada kapal berbendera Rusia yang masuk dan berlabuh di wilayah perairan Bintan yang masih teritorial Indonesia.
Tak menunggu lama, bersama anak buahnya, Irvansyah meluncur ke lokasi. Benar saja, ada satu kapal berukuran raksasa sedang bergerak menuju wilayah Indonesia. ‘’Kami berusaha memperingatkan kapal Rusia itu agar meninggalkan wilayah kita. Tapi mereka awalnya tidak mau pergi karena bersikukuh berada di wilayah laut internasional,’’ tutur Irvansyah yang dilantik Presiden Joko Widodo pada 13 September 2023 ini.
Patroli Bersama 2024 merupakan yang ketiga kali dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia sejak disahkan PP No 13/2022 tentang Penyelenggaraan Keamanan, Keselamatan, dan Penegakan Hukum di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdiksi Indonesia. Patroli bersama itu turut didukung oleh unsur laut dan udara dari instansi terkait, antara lain TNI AL, Korpolairud, Baharkam Polri, Ditjen PSDKP, KKP, Ditjen Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan, dan Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, dan instansi terkait lainnya.
Mengusir Kapal Rusia
Irvansyah mengungkapkan pihaknya banyak melakukan pengusiran kapal-kapal asing yang terindikasi masuk ke wilayah teritorial Indonesia. Dia bercerita beberapa waktu lalu mendapat laporan ada kapal berbendera Rusia yang masuk dan berlabuh di wilayah perairan Bintan yang masih teritorial Indonesia.
Tak menunggu lama, bersama anak buahnya, Irvansyah meluncur ke lokasi. Benar saja, ada satu kapal berukuran raksasa sedang bergerak menuju wilayah Indonesia. ‘’Kami berusaha memperingatkan kapal Rusia itu agar meninggalkan wilayah kita. Tapi mereka awalnya tidak mau pergi karena bersikukuh berada di wilayah laut internasional,’’ tutur Irvansyah yang dilantik Presiden Joko Widodo pada 13 September 2023 ini.
Lihat Juga :