Soal Pembubaran Diskusi Kemang, Wakil Ketua Harian DPP PKB: Demokrasi Kita Terganggu

Senin, 30 September 2024 - 06:35 WIB
Wakil Ketua Harian DPP PKB Najmi Mumtaza Rabbany atau Gus Najmi menyebut peristiwa pembubaran forum diskusi yang dihadiri sejumlah tokoh nasional menunjukkan demokrasi Indonesia terganggu. Foto/istimewa.
JAKARTA - Wakil Ketua Harian Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Najmi Mumtaza Rabbany atau Gus Najmi merasa terganggu dengan peristiwa pembubaran forum diskusi yang dihadiri sejumlah tokoh nasional di Kemang, Jakarta Selatan.

"Kejadian ini sangat mengganggu kita semua, terutama bagi kita yang percaya pada demokrasi dan hak asasi manusia," ujarnya, Senin (30/9/2024).



Gus Najmi mengatakan, kebebasan berpendapat adalah hak yang sangat berharga. Dalam konstitusi, Pasal 28E dan 28F jelas menjamin hak setiap orang untuk berbicara dan berkumpul secara damai. Namun, apa yang terjadi di Kemang menunjukkan bahwa hak-hak ini masih terancam.

Baca juga: 5 Orang Ditangkap terkait Pembubaran Diskusi Para Tokoh, Suruhan Siapa?

"Kita tidak bisa diam saja saat premanisme mengintimidasi diskusi yang seharusnya menjadi wadah untuk bertukar ide dan gagasan," tuturnya.

Berdasarkan laporan dari Freedom House, kebebasan sipil di Indonesia mengalami penurunan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Ini adalah fakta yang mengkhawatirkan. "Kita tidak bisa membiarkan suasana intimidasi dan ketakutan membungkam suara-suara kritis kita. Kita perlu memastikan bahwa setiap orang, tanpa terkecuali, dapat berbicara dan berdiskusi tanpa rasa takut," tegasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!