25 Ecopreuner Muda, Hadirkan Solusi untuk Bumi yang Lebih Hijau
Selasa, 24 September 2024 - 16:06 WIB
”Kami mengapresiasi kolaborasi antara Ecoxyztem, HSBC Indonesia, dan Greeneration Foundation dalam menyelenggarakan program ini, yang membuka peluang berkembangnya inovasi hijau di Indonesia. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan siap berkolaborasi mendukung inovasi hijau melalui Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH),” paparnya dalam jumpa pers belum lama ini.
Para ecopreneurs yang tampil di Climate Innovation Week telah melalui fase-fase penting dalam program ini, termasuk mentorship, business matchmaking, serta fase implementasi proyek. Program ini tidak hanya membimbing mereka dalam pengembangan bisnis, tetapi juga menyediakan dukungan nyata untuk menerapkan solusi yang berdampak langsung di masyarakat.
Beberapa contoh inovasi yang dihasilkan mencakup pembangunan panel surya di Riau, pengolahan limbah sumpit menjadi bangku, dan pembuatan cat pelapis berteknologi Solar Reflectance Index yang membuat atap dan ruangan lebih sejuk.
“Kami bangga dapat mendorong inovasi lokal yang digagas oleh anak muda Indonesia. Melalui Climate Innovation Acceleration Program, kami berharap dapat mempercepat pertumbuhan perusahaan rintisan berbasis inovasi, terutama di sektor lingkungan, menciptakan lapangan kerja hijau (green jobs), serta mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Indonesia,’’ ujar Nuni Sutyoko, Head of Corporate Sustainability HSBC Indonesia.
Selain pameran inovasi, Climate Innovation Week 2024 juga menghadirkan diskusi panel, lokakarya, dan pertunjukan seni dari komunitas anak muda berfokus pada pengembangan solusiberkelanjutan Melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, swasta, hingga komunitas, acara ini menegaskan komitmen bersama untuk menghadapi tantangan perubahan iklim secara global.
Jonathan Davy, CEO Ecoxyztem, menekankan pentingnya membangun ekosistem untuk mendukung pertumbuhan inovasi iklim. Climate Innovation Week bukan hanya tentang menciptakan teknologi baru yang canggih, tetapi juga tentang membangun ekosistem agar inovasi tersebut dapat tepat guna untuk menyelesaikan permasalahan nyata.
Para ecopreneurs yang tampil di Climate Innovation Week telah melalui fase-fase penting dalam program ini, termasuk mentorship, business matchmaking, serta fase implementasi proyek. Program ini tidak hanya membimbing mereka dalam pengembangan bisnis, tetapi juga menyediakan dukungan nyata untuk menerapkan solusi yang berdampak langsung di masyarakat.
Beberapa contoh inovasi yang dihasilkan mencakup pembangunan panel surya di Riau, pengolahan limbah sumpit menjadi bangku, dan pembuatan cat pelapis berteknologi Solar Reflectance Index yang membuat atap dan ruangan lebih sejuk.
“Kami bangga dapat mendorong inovasi lokal yang digagas oleh anak muda Indonesia. Melalui Climate Innovation Acceleration Program, kami berharap dapat mempercepat pertumbuhan perusahaan rintisan berbasis inovasi, terutama di sektor lingkungan, menciptakan lapangan kerja hijau (green jobs), serta mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Indonesia,’’ ujar Nuni Sutyoko, Head of Corporate Sustainability HSBC Indonesia.
Selain pameran inovasi, Climate Innovation Week 2024 juga menghadirkan diskusi panel, lokakarya, dan pertunjukan seni dari komunitas anak muda berfokus pada pengembangan solusiberkelanjutan Melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, swasta, hingga komunitas, acara ini menegaskan komitmen bersama untuk menghadapi tantangan perubahan iklim secara global.
Jonathan Davy, CEO Ecoxyztem, menekankan pentingnya membangun ekosistem untuk mendukung pertumbuhan inovasi iklim. Climate Innovation Week bukan hanya tentang menciptakan teknologi baru yang canggih, tetapi juga tentang membangun ekosistem agar inovasi tersebut dapat tepat guna untuk menyelesaikan permasalahan nyata.
Lihat Juga :