Ungkap Alasan Tunda POP, Nadiem Minta Muhammadiyah-PGRI Bergabung Tahun Depan
Kamis, 27 Agustus 2020 - 16:13 WIB
Yang ketiga, alumnus Harvard University ini menjelaskan untuk memastikan dan menjawab kecemasan masyarakat terkait proses seleksi organisasi yang masuk POP. Kemendikbud akan melakukan proses seleksi untuk memeriksa kelayakan organisasi yang mendaftar. ‘’Misalnya kita harus cek dan reverifikasi apa rekam jejak organisasi masing-masing sekecil apapun. Harus kita cek dan recek,’’ jelasnya.
(Baca: Nadiem Kembali Eksis di Medsos, DPR: Pejabat Jangan Takut Kritik)
Intinya, keputusan untuk menunda POP akan memberikan lebih banyak waktu untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan lebih matang, baik pemerintah, organisasi masyarakat, serta sekolah. Mantan petinggi Gojek ini pun berharap agar PB PGRI dan Majelis Dikdasmen Muhammadiyah yang sebelumnya mengundurkan diri dapat kembali bergabung di POP dan berkolaborasi dengan pemerintah untuk memajukan pendidikan.
(Baca: Nadiem Kembali Eksis di Medsos, DPR: Pejabat Jangan Takut Kritik)
Intinya, keputusan untuk menunda POP akan memberikan lebih banyak waktu untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan lebih matang, baik pemerintah, organisasi masyarakat, serta sekolah. Mantan petinggi Gojek ini pun berharap agar PB PGRI dan Majelis Dikdasmen Muhammadiyah yang sebelumnya mengundurkan diri dapat kembali bergabung di POP dan berkolaborasi dengan pemerintah untuk memajukan pendidikan.
(muh)
Lihat Juga :