Nadiem Kembali Eksis di Medsos, DPR: Pejabat Jangan Takut Kritik
Kamis, 27 Agustus 2020 - 13:08 WIB
loading...
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Langkah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim memutuskan untuk mengakhiri "puasa" media sosial (medsos) dengan mengaktifkan kembali akun Instagram miliknya, diapresiasi anggota Komisi X DPR, Illiza Sa'aduddin Djamal.
"Selamat, welcome back. Boleh ikut di-follow @nadiemmakarim. Pak Presiden juga mengapresiasi itu," ujar Illiza saat Rapat Kerja Komisi X dengan Mendikbud di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2020).
Politikus PPP ini berharap dengan aktifnya kembali Nadiem Makarim di medsos, dapat lebih memudahkan komunikasi antara mendikbud dengan masyarakat. "Mudah-mudahan ini bisa menjembatani komunikasi dengan masyarakat yang ada. Jangan pernah tidak nyaman dengan kritikan. Kita sebagai pejabat publik, pasti kritikan itu bisa membuat kita lebih kuat dalam membuat kebijakan," tuturnya.
Illiza menegaskan, bagi seorang pejabat publik, mendapatkan kritikan adalah sebuah konsekuensi yang harus diterima. "Saya berharap mudah-mudahan semakin lebih baik," katanya.
Dia juga mengapresiasi presentasi Mendikbud di hadapan Komisi X mengenai langkah-langkah yang diambil, terutama dalam menyikapi pandemi Covid-19 di dunia pendidikan. "Pak menteri sangat luar biasa," tuturnya.
"Selamat, welcome back. Boleh ikut di-follow @nadiemmakarim. Pak Presiden juga mengapresiasi itu," ujar Illiza saat Rapat Kerja Komisi X dengan Mendikbud di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2020).
Politikus PPP ini berharap dengan aktifnya kembali Nadiem Makarim di medsos, dapat lebih memudahkan komunikasi antara mendikbud dengan masyarakat. "Mudah-mudahan ini bisa menjembatani komunikasi dengan masyarakat yang ada. Jangan pernah tidak nyaman dengan kritikan. Kita sebagai pejabat publik, pasti kritikan itu bisa membuat kita lebih kuat dalam membuat kebijakan," tuturnya.
Illiza menegaskan, bagi seorang pejabat publik, mendapatkan kritikan adalah sebuah konsekuensi yang harus diterima. "Saya berharap mudah-mudahan semakin lebih baik," katanya.
Dia juga mengapresiasi presentasi Mendikbud di hadapan Komisi X mengenai langkah-langkah yang diambil, terutama dalam menyikapi pandemi Covid-19 di dunia pendidikan. "Pak menteri sangat luar biasa," tuturnya.
Lihat Juga :