Disindir, KAMI: Terimakasih Atas Respons Ibu Megawati

Kamis, 27 Agustus 2020 - 11:55 WIB
Dia mengatakan, para anggota KAMI sudah mengikat diri dalam jati diri. Oleh karena, kata Yani, KAMI bukan kendaraan politik, organisasi kemasyarakatan ataupun organisasi politik yang sedang menggadang-gadang orang sebagai calon presiden.

Karena, lanjut dia, syarat mencalonkan pasangan calon presiden dan wakil presiden adalah partai politik atau gabungan partai politik. "KAMI itu gerakan moral, politik KAMI adalah politik moral, bukan politik kekuasaan. Karena kalau calon presiden itu kan merebut kekuasaan baik anggota DPR maupun presiden, itu kan politik kekuasaan. Nah KAMI enggak masuk wilayah itu," ujarnya.

(Baca: Sindiran Megawati terhadap KAMI Ingatkan Pembentukan Partai Nasdem)

Dia melanjutkan, KAMI masuk wilayah politik moral. "KAMI masuk dalam penegakan amar maruf nahi mungkar. Mengajak kebaikan, mencegah kemungkaran. Itu lah yang dituliskan dalam platform KAMI. Itulah yang dimasukkan maklumat KAMI," kata mantan anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!