Akhirnya Pemerintah Alokasikan Rp9 Triliun untuk Pulsa Siswa dan Guru
Kamis, 27 Agustus 2020 - 11:25 WIB
Nadiem yang mengaku baru kembali menggunakan media sosial (medsos) mengatakan, saat ini tuntutan masyarakat yang paling sering disuarakan pertama adalah kebutuhan pulsa, setelah sebelumnya tuntutan utama adalah bagaimana bisa kembali ke sekolah.
Untuk menjawab keresahan masyarakat tersebut, menurut Nadiem, pihaknya melakukan perjuangan internal di pemerintah dan akhirnya mendapatkan persetujuan untuk alokasi anggaran pulsa bagi peserta didik di masa PJJ. "Dengan senang hati saya bisa mengumumkan hari ini. Harapannya kami sudah mendapatkan persetujuan Rp9 triliun untuk tahun ini yang akan kami kerahkan untuk pulsa atau kuota data bagi siswa, guru, mahasiswa, dosen selama tiga empat bulan ke depan," katanya.
(Baca: Presiden Diminta Turun Tangan Menyelesaikan Masalah Hibah Merek Merdeka Belajar)
Nadiem mengatakan, pihaknya sedang melakukan akselerasi secepat mungkin untuk bisa membantu siswa, mahasiswa, guru dan dosen untuk bisa melakukan PJJ dengan lancar. Selain itu, pihaknya juga sudah mengamankan tambahan penerima tunjangan profesi guru dan tenaga pendidik guru besar sebesar Rp1,7 triliun.
"Alhamdulillah, perjuangan kita sudah ada hasil nyatanya tahun ini. Saya tidak berhenti di sini. Saya terus perjuangkan lagi di atas ini kalau bisa. Sampai sekarang janji saya untuk pulsa siswa dan mahasiswa. Ini kerja keras tim Kemendikbud dan kementerian-kementerian lain, terutama ibu Menkeu dan jajaran eselon di Kemenkeu yang telah kerja keras mengamankan anggaran in dari dana cadangan," katanya.
Untuk menjawab keresahan masyarakat tersebut, menurut Nadiem, pihaknya melakukan perjuangan internal di pemerintah dan akhirnya mendapatkan persetujuan untuk alokasi anggaran pulsa bagi peserta didik di masa PJJ. "Dengan senang hati saya bisa mengumumkan hari ini. Harapannya kami sudah mendapatkan persetujuan Rp9 triliun untuk tahun ini yang akan kami kerahkan untuk pulsa atau kuota data bagi siswa, guru, mahasiswa, dosen selama tiga empat bulan ke depan," katanya.
(Baca: Presiden Diminta Turun Tangan Menyelesaikan Masalah Hibah Merek Merdeka Belajar)
Nadiem mengatakan, pihaknya sedang melakukan akselerasi secepat mungkin untuk bisa membantu siswa, mahasiswa, guru dan dosen untuk bisa melakukan PJJ dengan lancar. Selain itu, pihaknya juga sudah mengamankan tambahan penerima tunjangan profesi guru dan tenaga pendidik guru besar sebesar Rp1,7 triliun.
"Alhamdulillah, perjuangan kita sudah ada hasil nyatanya tahun ini. Saya tidak berhenti di sini. Saya terus perjuangkan lagi di atas ini kalau bisa. Sampai sekarang janji saya untuk pulsa siswa dan mahasiswa. Ini kerja keras tim Kemendikbud dan kementerian-kementerian lain, terutama ibu Menkeu dan jajaran eselon di Kemenkeu yang telah kerja keras mengamankan anggaran in dari dana cadangan," katanya.
Lihat Juga :