Antisipasi Kasus Penggelapan Uang, Pengusaha Yakin Transaksi Digital Aman
Kamis, 05 September 2024 - 17:39 WIB
Direktur Utama PT Trans Digital Cemerlang (kanan ), Indra, saat sosialisasi platfom digital di salah satu warung di daerah Jakarta. Foto/Ist
JAKARTA - Demi mengantisipasi kasus penggelapan uang, kalangan pengusaha lebih mengutamakan transaksi digital karena lebih aman. Hal ini dikatakan oleh Ketua Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (Ipomi), Kurnia Lesani Adnan.
"Transaksi digital menghindari terjadinya transaksi cash yang rentan akan penggelapan uang yang dilakukan oknum bagian ticketing," kata Kurnia dalam keterangannya, Kamis (5/9/2024).
Kurnia berharap penggunaan transaksi digital juga dibarengi dengan peningkatan keamanan sehingga bisa meminimalisir kejahatan siber.
Ipomi kata dia, meminta pemerintah lebih ketat dalam regulasi keuangan digital, di mana saat ini pemilik rekening e wallet bisa merubah nama pemilik akun menjadi nama badan usaha.
"Dan kepolisian tidak dapat menindak lanjuti laporan kami terhadap kasus penipuan pembayaran e wallet ini dengan alasan masuk tanah tindak pidana ringan sementara ini sangat meresahkan," jelasnya.
"Transaksi digital menghindari terjadinya transaksi cash yang rentan akan penggelapan uang yang dilakukan oknum bagian ticketing," kata Kurnia dalam keterangannya, Kamis (5/9/2024).
Kurnia berharap penggunaan transaksi digital juga dibarengi dengan peningkatan keamanan sehingga bisa meminimalisir kejahatan siber.
Ipomi kata dia, meminta pemerintah lebih ketat dalam regulasi keuangan digital, di mana saat ini pemilik rekening e wallet bisa merubah nama pemilik akun menjadi nama badan usaha.
"Dan kepolisian tidak dapat menindak lanjuti laporan kami terhadap kasus penipuan pembayaran e wallet ini dengan alasan masuk tanah tindak pidana ringan sementara ini sangat meresahkan," jelasnya.
Lihat Juga :