Pengunduran Airlangga Dianggap Wajar, Pengamat Singgung Kepemimpinan Setnov hingga Akbar Tandjung
Minggu, 11 Agustus 2024 - 20:55 WIB
Airlangga Hartarto resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketum Partai Golkar. Pengamat Politik Adi Prayitno menilai mundurnya Airlangga dinilai wajar berkaca dari situasi politik berkembang saat ini. Foto: Dok SINDOnews
JAKARTA - Airlangga Hartarto resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Pengamat Politik Adi Prayitno menilai mundurnya Airlangga dinilai wajar berkaca dari situasi politik berkembang saat ini.
"Kondisi-kondisi yang semacam ini sebenarnya membuat pergantian Ketum Golkar memang selalu diawali oleh situasi yang sebenarnya tidak normal dan tidak kondusif. Jadi kalau tiba-tiba Pak Airlangga mundur ya ini tentu semakin memperpanjang betapa suksesi kepemimpinan di Golkar itu selalu diwarnai oleh kondisi-kondisi yang tidak normal," ujar Adi, Minggu (11/8/2024).
Baca juga: Ikuti Langkah Airlangga, Jusuf Hamka Mundur dari Golkar dan Kontestasi Pilkada
Karena itu, mundurnya Airlangga merupakan kecenderungan yang sering terjadi di Partai Golkar yakni pergantian pemimpin di tengah kondisi yang tidak normal.
"Kondisi-kondisi yang semacam ini sebenarnya membuat pergantian Ketum Golkar memang selalu diawali oleh situasi yang sebenarnya tidak normal dan tidak kondusif. Jadi kalau tiba-tiba Pak Airlangga mundur ya ini tentu semakin memperpanjang betapa suksesi kepemimpinan di Golkar itu selalu diwarnai oleh kondisi-kondisi yang tidak normal," ujar Adi, Minggu (11/8/2024).
Baca juga: Ikuti Langkah Airlangga, Jusuf Hamka Mundur dari Golkar dan Kontestasi Pilkada
Karena itu, mundurnya Airlangga merupakan kecenderungan yang sering terjadi di Partai Golkar yakni pergantian pemimpin di tengah kondisi yang tidak normal.
Lihat Juga :