Amien Rais Kritik Nadiem: Dunia Pendidikan Beda dengan Pergojekan
Selasa, 25 Agustus 2020 - 12:42 WIB
Padahal, kata dia, Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) sudah mengingatkan, khusus Indoinesia agar memperbaiki kualitas pendidikan lewat nationality promulgated standards yang justru sudah dihilangkah oleh Mendikbud.
Amien juga menilai langkah Kemendikbud yang serampangan mengeluarkan program organisasi Penggerak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Dalam POP itu calon penerima bantuan dibagi dalam tiga jenis yaitu gajah, macan dan kijang.
"Perhatikan cara menentukan kategori penerima bantuan seperti guru TK menerangkan kepada muridnya. Yang gajah dapat Rp20 miliar/tahun, yang macan Rp5 miliar/tahun, yang kijang Rp1 miliar/tahun," tuturnya.
Dia mempersoalkan adanya Yayasan Sampoerna dan Yayasan Tanoto dalam 156 yayasan yang masuk dalam program tersebut. Amien mengaku bangga dengan sikap yang ditunjukkan Muhammadiyah, NU dan PGRI yang bereaksi mundur dari program tersebut.(Baca juga: Mendikbud Sebut POP Bakal Dimulai Januari 2021 )
Menurut dia, kritik kepada Kemendikbud sudah disampaikan banyak pihak. Salah satunya Azyumardi Azra, tokoh yang sangat paham dunia pendidikan memberikan rapor merah untuk Mendikbud.
Amien juga menilai langkah Kemendikbud yang serampangan mengeluarkan program organisasi Penggerak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Dalam POP itu calon penerima bantuan dibagi dalam tiga jenis yaitu gajah, macan dan kijang.
"Perhatikan cara menentukan kategori penerima bantuan seperti guru TK menerangkan kepada muridnya. Yang gajah dapat Rp20 miliar/tahun, yang macan Rp5 miliar/tahun, yang kijang Rp1 miliar/tahun," tuturnya.
Dia mempersoalkan adanya Yayasan Sampoerna dan Yayasan Tanoto dalam 156 yayasan yang masuk dalam program tersebut. Amien mengaku bangga dengan sikap yang ditunjukkan Muhammadiyah, NU dan PGRI yang bereaksi mundur dari program tersebut.(Baca juga: Mendikbud Sebut POP Bakal Dimulai Januari 2021 )
Menurut dia, kritik kepada Kemendikbud sudah disampaikan banyak pihak. Salah satunya Azyumardi Azra, tokoh yang sangat paham dunia pendidikan memberikan rapor merah untuk Mendikbud.
Lihat Juga :