Permudah Layanan Kesehatan, Pemkot Surabaya Luncurkan Program R1N1

Sabtu, 20 Juli 2024 - 16:38 WIB


(Foto: dok Pemkot Surabaya)

Wali Kota Eri yang sekaligus Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) mengatakan, layanan R1N1 juga dilengkapi dengan peralatan medis ringan, seperti alat pemeriksaan gula darah dan kolesterol. Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya bahkan berencana menambahkan dokter penanggung jawab di setiap layanan primer pada 2025.

"Maka nanti di 2025 ada dokter penanggung jawabnya, dengan begitu penanganan kesehatannya akan lebih cepat," tuturnya.

Tidak hanya menggandeng nakes, Pemkot Surabaya juga merangkul perguruan tinggi dalam mendukung program R1N1. Wali Kota Eri berharap, mahasiswa kedokteran bisa melakukan praktik di layanan R1N1, serupa dengan program Sinau Bareng yang melibatkan perguruan tinggi.

"Nantinya bisa dijadikan praktik untuk mahasiswa kedokteran. Kita bergeraknya seperti sekarang yang kita lakukan Sinau Bareng di Balai RW juga dari perguruan tinggi," jelasnya.

Dia menyampaikan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang terlibat dalam program R1N1. Pihaknya berharap, program ini dapat meningkatkan penerapan ILP di Kota Surabaya.

“Setiap kelurahan nanti akan memiliki satu layanan primer yang terkoneksi dengan dokter, sehingga penanganan kesehatan bisa lebih cepat,” ucapnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinkes Kota Surabaya Nanik Sukristina menambahkan bahwa pemerintah kota menyediakan berbagai layanan pemeriksaan kesehatan dasar di program R1N1, di antaranya konsultasi kesehatan, skrining kesehatan, dan pengobatan dasar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!