Merugikan Kepentingan Nasional, Polisi Didesak Usut Pembajakan Situs Media
Sabtu, 22 Agustus 2020 - 22:27 WIB
Hariqo mengecam perilaku pembajakan. Menurut dia, berdasarkan survei ILO dan Reuters, saat ini hampir semua perusahaan, termasuk media sulit bertahan akibat Covid-19. Karena itu dia mempertanyakan ”serangan” terhadap media-media yang bersikap independen dan kritis. ”Bukankah kritik membuat seimbang, sedangkan puji-pujian bisa bikin tumbang,” kata dia.
Hariqo mengungkapkan, situs media merupakan tempat dikumpulkannya berbagai berita hasil kerja keras para wartawan di lapangan, yang bebas diakses oleh pelajar dan siapapun juga untuk pendidikan. ”Membajaknya sama halnya merugikan banyak pihak untuk mendapatkan informasi dan melakukan penelitian,” katanya.
(Baca: Netizen Diingatkan Jangan Gunakan Medsos untuk Bela Koruptor)
Oleh karena itu, Hariqo meminta aparat penegak hukum mengusut peristiwa peretasan yang menimpa Tempo.co serta media lain. Hal ini penting demi menjaga kewibawaan demokrasi serta kepercayaan masyarakat pada pemerintah. ”Sebab kepercayaan adalah modal utama menangai pandemi, ancaman resesi ekonomi dan sebagainya,” ujar dia.
Hariqo mengungkapkan, situs media merupakan tempat dikumpulkannya berbagai berita hasil kerja keras para wartawan di lapangan, yang bebas diakses oleh pelajar dan siapapun juga untuk pendidikan. ”Membajaknya sama halnya merugikan banyak pihak untuk mendapatkan informasi dan melakukan penelitian,” katanya.
(Baca: Netizen Diingatkan Jangan Gunakan Medsos untuk Bela Koruptor)
Oleh karena itu, Hariqo meminta aparat penegak hukum mengusut peristiwa peretasan yang menimpa Tempo.co serta media lain. Hal ini penting demi menjaga kewibawaan demokrasi serta kepercayaan masyarakat pada pemerintah. ”Sebab kepercayaan adalah modal utama menangai pandemi, ancaman resesi ekonomi dan sebagainya,” ujar dia.
(muh)
Lihat Juga :