Soal Data Inafis Diperjualbelikan di Dark Web, Polri Lakukan Mitigasi
Selasa, 25 Juni 2024 - 18:32 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho buka suara bocornya data Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Polri, Selasa (25/6/2024). Foto/SINDOnews
JAKARTA - Kadiv Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho buka suara soal bocornya data Indonesia Automatic Fingerprint Identification System ( Inafis ) Polri. Sandi menegaskan, pihaknya akan memitigasi perihal data Inafis yang diduga diperjualbelikan di dark web tersebut.
"Nanti kita mitigasi, kita cek kembali," kata Sandi Nugroho di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (25/6/2024).
Mitigasi itu, kata Sandi, perlu dilakukan untuk mengantisipasi agar kebocoran data tidak berulang. Terlebih, saat ini isu peretasan tengah marak terjadi di Indonesia.
Baca juga: Polri Gandeng BSSN Dalami Gangguan Server Pusat Data Nasional Kominfo
"Nanti kita mitigasi, kita cek kembali," kata Sandi Nugroho di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (25/6/2024).
Mitigasi itu, kata Sandi, perlu dilakukan untuk mengantisipasi agar kebocoran data tidak berulang. Terlebih, saat ini isu peretasan tengah marak terjadi di Indonesia.
Baca juga: Polri Gandeng BSSN Dalami Gangguan Server Pusat Data Nasional Kominfo
Lihat Juga :