Kolaborasi Jadi Hal Utama Kebangkitan Petani Krisan

Senin, 24 Juni 2024 - 17:10 WIB
Mereka diajarkan teknik budidaya yang lebih modern dan efisien, serta strategi pemasaran yang lebih efektif. Baca juga: Fantastis! 296 Ribu Tangkai Bunga Krisan Bakal Hiasi Festival Bunga Tomohon

Berkat program ini, para petani Krisan di Nyalindung mulai bangkit. Lahan mereka kembali hijau, hasil panen membaik, dan pendapatan mereka pun kembali pulih.

Pendamping petani Krisan Hargem, Urwah Azizurahman (26) menuturkan, ada 15 petani penggarap lahan sewa.

"Luas lahannya yang digarap 15 petani binaan Human Initiative (HI) tahap pertama ini baru 400 m2x 400 m2, dikelola secara modern, dibuat greenhouse mesti kerangkanya baru dari bambu, namun sudah lumayan baik," ujar Urwah, Senin (24/6/2024).

Metode budidaya menggunakan green house, baik untuk perkembangan pohon, produksi dan melindungi Krisan dari hama. Cuaca ekstrem yang penuh ketidakpastian membuat budidaya bunga ini sering kali tidak mendapatkan hasil yang sesuai harapan.

Bahwa modal awal yang diperlukan para petani lumayan besar, tidak bisa dihindari. Akan tetapi, dengan greenhouse hasil yang diraih lebih optimal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!