Mudah-mudahan Tokoh KAMI Tidak Tergoda Masuk Kabinet

Jum'at, 21 Agustus 2020 - 14:58 WIB
"Waduh, kalau itu terjadi, orang tersebut lebih baik tidak lagi di KAMI. Karena, sebagai sebuah gerakan moral, ya KAMI harus betul-betul menegakkan bahwa KAMI benar-benar menjadi pengontrol dan penyeimbang pemerintah. Jadi kalau bergabung dengan KAMI untuk dilihat Presiden Jokowi dalam rangka reshuffle, waduh...terlalu kecil. Dan saya akan bilang orang itu hina sekali," ujar Refly.

(Baca juga: Isu Reshuffle Semakin Santer, Sandi Uno dan AHY Masuk Kabinet? ).

Refly pun mengingatkan rekan-rekannya di KAMI untuk berhati-hati. "Hati-hati juga rekan-rekan dari KAMI, berarti (kalau mau jadi menteri) orientasinya bukan nilai dong, orientasinya kekuasaan. Karena nilainya kan belum diperjuangkan. Mudah-mudahan tidak ada yang tergoda," ujarnya.

(Baca juga: Gatot Nurmantyo Tegaskan KAMI Tak Akan Menjadi Partai Politik).

Refly mengatakan, biarkanlah KAMI tetap menjadi mitra kritis pemerintah, lalu silakan Presiden Jokowi pilih orang-orang yang terbaik untuk masuk kabinet. "Tapi kalau akhirnya dari pihak KAMi yang diangkat, akan mengecewakan," ujar Refly seraya yakin hal itu tidak akan terjadi.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!