Zulhas Beberkan Hasil Lawatan ke Turki: Bahas Palestina, IKN, dan Perjanjian Kerja Sama
Kamis, 13 Juni 2024 - 20:51 WIB
Hasil Informal Meeting D-8
Selain tiga hal di atas, ada juga hasil pertemuan informal meeting D-8. RI mendukung upaya peningkatan perdagangan intra D-8 untuk mencapai target 10% dari total perdagangan D-8 dengan dunia.“Mengumumkan bahwa Indonesia telah memulai implementasi D-8 PTA sejak 1 Juni 2024. Negara anggota yang telah memulai implementasi yaitu Turki, Iran, Malaysia, dan Bangladesh. Indonesia mengusulkan PTA di-upgrade menjadi Comprehensive Trans Regional Economic Partnership. Melakukan penandatanganan Protokol Mekanisme Penyelesaian Sengketa (DSM) D-8 PTA,” ujar Zulhas.
Dia menyampaikan bahwa Indonesia bakal menjadi tuan rumah penyelenggaraan workshop pengembangan kapasitas serta implementasi D-8 PTA.
“Indonesia, Turki, dan Mesir akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan workshop pengembangan kapasitas, termasuk bidang kepabeanan untuk fasilitasi implementasi D-8 PTA. Mendukung upaya D-8 memfasilitasi barter atau imbal dagang antaranggota D-8 sebagai metode pembayaran alternatif dan peningkatan perdagangan,” jelasnya.
Hasil Informal 3rd MM TNC TPS-OIC
Keprihatinan terhadap krisis kemanusiaan di Palestina tidak hanya disampaikan Zulhas saat pertemuan bilateral dengan Mesir. Namun, hal senada turut disampaikan Zulhas saat pertemuan informal 3rd MM TNC TPS-OIC di Turki.Dalam pertemuan tersebut, Indonesia mendukung penuh perdamaian di Palestina. Indonesia memastikan siap memberikan bantuan medis hingga pasukan perdamaian apabila diizinkan PBB.
Dalam kesempatan itu, Indonesia mengusulkan agar TPS-OIC dapat diperluas sehingga memberikan peningkatan perdagangan yang signifikan. “Sehingga, menjadikan perjanjian comprehensive atau semicomprehensive untuk memberikan peningkatan perdagangan yang signifikan,” ucapnya.
(jon)
Lihat Juga :