2 Fenomena Bencana Melanda Pulau Jawa, Kekeringan di Barat dan Longsor di Timur

Selasa, 11 Juni 2024 - 13:05 WIB
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari melaporkan dua fenomena bencana melanda Pulau Jawa secara bersamaan. Foto/BNPB
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan dua fenomena bencana melanda Pulau Jawa secara bersamaan. Di wilayah barat terjadi kekeringan, sementara di timur terjadi hujan.

“Nah untuk Jawa, ada dua fenomena ya di sebelah barat itu Bogor, Karawang itu kekeringan tetapi di Timur, Lumajang, itu ada intensitas hujan yang menyebabkan kemudian ada tanah longsor,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam Disaster Briefing, dikutip Selasa (11/6/2024).



Baca juga: BNPB Laporkan 21 Kejadian Bencana Melanda Sepekan, Banjir Mendominasi

Aam sapaan Abdul Muhari mengatakan saat ini intensitas curah hujan di wilayah Pulau Jawa sangat signifikan. Namun, kejadian tanah longsor yang diakibatkan oleh adanya curah hujan dengan intensitas tinggi masih terjadi.

“Jadi meskipun sebenarnya kita lihat untuk secara umum intensitas curah hujan di Jawa itu sudah sangat berkurang sangat signifikan ya,” jelasnya.

“Apalagi nanti kita lihat prediksi Dasarian 2 Juni, tapi sekali lagi bahwa ada kerentanan kawasan, kerentanan wilayah yang sifatnya sangat spesifik, sangat lokal gitu, apakah pada posisi itu tebingnya sangat curam, apakah aktivitas penggalian dan seterusnya sehingga begitu diguyur hujan yang mungkin tidak terlalu signifikan dia longsor dan pada kenyataannya memang longsornya terjadi di kawasan penggalian pasir,” sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!