Denny JA Pamerkan 188 Lukisan Artificial Intelligence Karyanya di Hotel
Rabu, 05 Juni 2024 - 20:57 WIB
Kedua, komentar dari Wina Armada yang merupakan kritikus seni dan film. "Langkah Denny JA menggunakan Artificial Intelligence itu terobosan awal seni rupa Indonesia. Sejarah mencatat itu," ucapnya.
Selanjutnya, review dari Dwi Heryanto, Dirut Perum Produksi Film Nasional (PFN). “Denny JA adalah pelukis Indonesia yang pertama, yang menggunakan asisten Artificial Intelligence," ungkapnya.
Mengapa Mahakam 24 Residence, Jakarta menyediakan tempatnya untuk secara permanen untuk memamerkan 188 lukisan AI Denny JA? Manajer Hotel Firman Firdaus menjawab bahwa pihaknya ingin memulai tradisi baru.
“Kami ingin memulai tradisi baru. Hotel kami juga ingin sekaligus menjadi galeri permanen satu genre lukisan saja," jelasnya.
“Memang hotel kami tidak mewah karena ia bukan hotel bintang lima. Memang hotel kami juga tidak lengkap fasilitas gelar lukisan karena ia bukan museum atau galeri," sambungya.
Dia menuturkan Mahakam 24 Residence bersiap menjadi galeri lukisan. Khususnya satu genre saja, dalam hal ini lukisan Artificial Intelligence.
"Maka seluruh gedung itu dengan enam lantai, dipenuhi lukisan Denny JA," ucapnya.
Di semua lantai tersebut, di bagian eksterior yang menghubungkan kamar-kamarnya dipajang 188 lukisan Denny JA. Setiap lantai berisi lukisan dengan satu topik dan tema berbeda-beda.
Di lantai paling tinggi, yaitu lantai tujuh, khusus menampilkan lukisan-lukisan Denny JA mengenai imajinasi anak-anak. Ada anak-anak di sana yang sedang rindu bermain ayunan di bulan.
Selanjutnya, review dari Dwi Heryanto, Dirut Perum Produksi Film Nasional (PFN). “Denny JA adalah pelukis Indonesia yang pertama, yang menggunakan asisten Artificial Intelligence," ungkapnya.
Mengapa Mahakam 24 Residence, Jakarta menyediakan tempatnya untuk secara permanen untuk memamerkan 188 lukisan AI Denny JA? Manajer Hotel Firman Firdaus menjawab bahwa pihaknya ingin memulai tradisi baru.
“Kami ingin memulai tradisi baru. Hotel kami juga ingin sekaligus menjadi galeri permanen satu genre lukisan saja," jelasnya.
“Memang hotel kami tidak mewah karena ia bukan hotel bintang lima. Memang hotel kami juga tidak lengkap fasilitas gelar lukisan karena ia bukan museum atau galeri," sambungya.
Dia menuturkan Mahakam 24 Residence bersiap menjadi galeri lukisan. Khususnya satu genre saja, dalam hal ini lukisan Artificial Intelligence.
"Maka seluruh gedung itu dengan enam lantai, dipenuhi lukisan Denny JA," ucapnya.
Di semua lantai tersebut, di bagian eksterior yang menghubungkan kamar-kamarnya dipajang 188 lukisan Denny JA. Setiap lantai berisi lukisan dengan satu topik dan tema berbeda-beda.
Di lantai paling tinggi, yaitu lantai tujuh, khusus menampilkan lukisan-lukisan Denny JA mengenai imajinasi anak-anak. Ada anak-anak di sana yang sedang rindu bermain ayunan di bulan.
Lihat Juga :