Jampidsus Ditarget, Praktisi Hukum Ingatkan Kepercayaan Publik Terhadap Kejagung Tinggi
Jum'at, 31 Mei 2024 - 11:30 WIB
Serangkaian aksi yang menyudutkan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah seperti penguntitan hingga pembunuhan karakter sangat disayangkan. Foto: Dok SINDOnews
JAKARTA - Serangkaian aksi yang menyudutkan Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah seperti penguntitan hingga pembunuhan karakter disayangkan praktisi hukum Saor Siagian. Peristiwa-peristiwa tersebut tidak lepas dari upaya perlawanan balik para koruptor.
Kejagung dalam beberapa tahun terakhir gencar membongkar berbagai skandal korupsi jumbo hingga kepercayaan publik (public trust) kepada Korps Adhyaksa naik.
Baca juga: Kapuspenkum: Konvoi Brimob di Depan Kejagung Bagian dari Penguntitan Jampidsus
"Kita juga harus objektif, bagaimana kinerja Jaksa Agung saat ini. Dari tiga lembaga penegak hukum sekarang, yang paling dipercaya (publik) adalah Kejagung, baru Polri, kemudian KPK," ujar Saor, Jumat (31/5/2024).
Kejagung dalam beberapa tahun terakhir gencar membongkar berbagai skandal korupsi jumbo hingga kepercayaan publik (public trust) kepada Korps Adhyaksa naik.
Baca juga: Kapuspenkum: Konvoi Brimob di Depan Kejagung Bagian dari Penguntitan Jampidsus
"Kita juga harus objektif, bagaimana kinerja Jaksa Agung saat ini. Dari tiga lembaga penegak hukum sekarang, yang paling dipercaya (publik) adalah Kejagung, baru Polri, kemudian KPK," ujar Saor, Jumat (31/5/2024).
Lihat Juga :