Ratu Kalinyamat dan Gagasan Poros Maritim Abad XVI

Rabu, 19 Agustus 2020 - 18:37 WIB
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat. FOTO/SINDOnews
JAKARTA - Ratu Kalinyamat memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam melawan Portugis pada abad XV. Bahkan, pemikiran poros maritim dunia sudah digagas pada masa Ratu Kalinyamat berkuasa.

"Yang harus bisa dijawab saat ini adalah relevansi keteladanan Ratu Kalinyamat pada konteks saat ini dan nilai-nilai apa yang diwariskan Ratu Kalinyamat untuk negeri ini," kata Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat saat menyampaikan kata pembuka dalam diskusi bertema “Memaknai Kemerdekaan dengan Implementasi Nilai Kejuangan Ratu Kalinyamat” yang digelar Forum Diskusi Denpasar12, Rabu (19/8/2020). (Baca juga: Interoperabilitas TNI AL-Bakamla Kunci Sukses Diplomasi Maritim Indonesia)



Diskusi yang dimoderatori Dr. Irwansyah dari Yayasan Dharma Bakti Lestari itu menghadirkan narasumber antara lain Dr Connie Rahakundini Bakrie (Presiden Direktur Institute for Maritime Studies), Dr Kasori Mujahid (Sejarawan, Dewan Pembina Yayasan Nur Hidayah Surakarta), Prof.Dr. Djoko Suryo (Sejarawan Universitas Gadjah Mada - UGM), dan Daya Wijaya, M.A.(Dosen Sejarah Universitas Negeri Malang, Kandidat Doktor Program Ilmu Sejarah Universidade do Porto, Portugal).

Selain itu juga menghadirkan Dr.H.Sa'adulah Assa'idi M. Ag (Rektor UNISNU Jepara) dan Dr. Didik Pradjoko (Sejarawan Universitas Indonesia) sebagai panelis. (Baca juga: Situasi Laut China Selatan Menegangkan, Malaysia Tembak Mati Nelayan Vietnam)

Menurut Rerie sapaan akrab Lestari, upaya menjadikan Ratu Kalinyamat menjadi pahlawan nasional memang harus didahului dengan kelengkapan fakta dan data sejarah yang sahih, terkait sumbangsih Ratu Kalinyamat dalam perjuangan melawan penjajah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!