Menjejakkan Kaki di Jabal Uhud, Memaknai Sejarah Perang Uhud
Rabu, 15 Mei 2024 - 22:00 WIB
Mataku tertuju ke kiri, menghadap ke arah orang-orang kafir di Gunung Aynin, yang disebut Gunung Pemanah. 40 pemanah, pemimpin mereka Abdullah Ibn Omar radhiyallahu 'anhu berkata bahwa Nabi, semoga Tuhan memberkati dia dan memberinya kedamaian, berkata,
"Semoga Tuhan memberkati dia dan keluarganya dan memberikannya perdamaian." Dia berkata: "Dia tidak akan meninggalkan tempat itu, tidak peduli bagaimana keadaannya."
Pertempuran dimulai dan Nabi menang rampasan perang, dan buah delima ditinggalkan di antara domba-dombanya.
Komandan Abdullah bin Al-Zubayr menasihati mereka untuk tidak turun, tetapi sebagian besar dari mereka tidak tinggal sampai Abdullah bin Jubair dan bersamanya serta sembilan dan sepuluh dari mereka Ibnu Al-Walid, kami berjalan bersama di lembah Qanat dengan lembah di gunung sampai gunung itu naik, dan Abdullah bin Jubair dan orang-orang yang bersamanya terbunuh, dan bendera dikibarkan untuk orang-orang kafir, dan mereka kembali, dan terjadi pembunuhan besar-besaran terhadap para Sahabat.
Sebanyak 70 Sahabat Nabi gugur akibat panah. Semoga Tuhan memberkati dia dan keluarganya dan memberi mereka kedamaian.
Lihat Juga :