Mahfud MD Bandingkan Angka Kemiskinan sejak Merdeka hingga Saat Ini

Selasa, 18 Agustus 2020 - 23:22 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut sejak Indonesia merdeka pada 1945, angka kemiskinan terus menurun. FOTO/DOK.SINDOphoto
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut sejak Indonesia merdeka pada 1945, angka kemiskinan terus menurun. Lantas dia pun mengkomparasikan kemiskinan yang ada di tiap periode kepemimpinan.

Menurut Mahfud, saat zaman kolonial, hampir semua masyarakat Indonesia berada di garis kemiskinan. Sedangkan, ketika zaman Orde Baru (Orba) pada 1966, angka kemiskinan mencapai angka 56%. "Karena Indonesia merdeka, jumlah orang miskin terus menerus turun. Di zaman kolonial hampir semuanya miskin, awal Orba (1966) 56% miskin," kata Mahfud di akun Twitter pribadinya @mohmahfudmd, Selasa (18/8/2020).



Secara perlahan, dia menuturkan, angka kemiskinan itu terus-menerus turun. Saat masa awal reformasi 1998, angka kemiskinan tercatat sebesar 18%. Namun sayangnya, saat pandemi Covid-19, tingkat kemiskinan kembali naik. "Akhir pemerintahan SBY (2014) 12% miskin, akhir periode I JKW 2019 9% miskin. Musim Covid-19 (2020) naik jadi 9,7%n," ungkapnya.(Baca juga: Waduh, Jokowi Akui Pengangguran dan Kemiskinan Bakal Naik di 2021 )

Mahfud membenarkan bahwa orang miskin, korupsi dan ketidakadilan masih tergolong banyak di Indonesia. Namun, menurutnya, selain tingkat kemiskinan, ada konsistensi yang mengarah ke hal baik lain dari tiap waktunya, yakni jumlah masyarakat yang bersekolah kian banyak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!