Kapolri Sampaikan Komitmen di May Day: Bentuk Timsus untuk Lindungi dan Kawal Hak Buruh
Rabu, 01 Mei 2024 - 18:27 WIB
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung pengamanan peringatan aksi Hari Buruh Internasional atau May Day di GBK, Jakarta, Rabu (1/5/2024). Foto/MNC Media
JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung pengamanan peringatan aksi Hari Buruh Internasional atau May Day di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Rabu (1/5/2024). Dalam tinjauannya, Sigit memastikan bahwa seluruh pelaksanaaan penyampaian aspirasi Hari Buruh se-Indonesia berjalan aman dan damai.
"Saya berterima kasih bahwa dari rangkaian kegiatan teman-teman serikat buruh yang kita ikuti dari tadi pagi sampai sore ini. Semuanya berjalan dengan lancar, aman, dan tertib," ujar Sigit kepada wartawan didampingi PJU Polri dan petinggi elemen buruh Indonesia.Baca juga: Kapolri Apresiasi Perayaan May Day di Jakarta Berjalan Aman dan Tertib
Di peringatan May Day, Sigit juga menegaskan komitmen dari Polri yang turut berperan aktif dalam memperjuangkan hak-hak dari seluruh elemen buruh Indonesia. Hal itu dituangkan dengan dibentuknya tim khusus (timsus) yang fokus membela serta melindungi para buruh.
"Dan saat ini sudah berjalan. Akan terus kita kembangkan untuk mengawal terkait dengan masalah-masalah yang terjadi di keluarga besar atau terkait dengan perburuhan, ketenagakerjaan, dan sengketa-sengketa yang ada. Sehingga kemudian semuanya bisa berjalan dengan tertib dan hak buruh bisa diperjuangkan," tutur Sigit.
"Saya berterima kasih bahwa dari rangkaian kegiatan teman-teman serikat buruh yang kita ikuti dari tadi pagi sampai sore ini. Semuanya berjalan dengan lancar, aman, dan tertib," ujar Sigit kepada wartawan didampingi PJU Polri dan petinggi elemen buruh Indonesia.Baca juga: Kapolri Apresiasi Perayaan May Day di Jakarta Berjalan Aman dan Tertib
Di peringatan May Day, Sigit juga menegaskan komitmen dari Polri yang turut berperan aktif dalam memperjuangkan hak-hak dari seluruh elemen buruh Indonesia. Hal itu dituangkan dengan dibentuknya tim khusus (timsus) yang fokus membela serta melindungi para buruh.
"Dan saat ini sudah berjalan. Akan terus kita kembangkan untuk mengawal terkait dengan masalah-masalah yang terjadi di keluarga besar atau terkait dengan perburuhan, ketenagakerjaan, dan sengketa-sengketa yang ada. Sehingga kemudian semuanya bisa berjalan dengan tertib dan hak buruh bisa diperjuangkan," tutur Sigit.
Lihat Juga :