Ketua MUI Tegaskan Lebaran Ketupat Tak Bertentangan dengan Islam

Sabtu, 20 April 2024 - 09:39 WIB
Ketua Bidang Kerukunan Antar-Umat Beragama Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Yusnar Yusuf Rangkuti menyatakan Lebaran Ketupat tidak bertentangan dengan Islam. Foto/Istimewa
JAKARTA - Ketua Bidang Kerukunan Antar-Umat Beragama Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Yusnar Yusuf Rangkuti menyatakan Lebaran Ketupat tidak bertentangan dengan Islam. Lebaran Ketupat merupakan budaya dan kearifan lokal yang mewarnai sukacita Idulfitri di daerah.

Hal ini disampaikan Kiai Yusnar Yusuf menanggapi polemik Lebaran Ketupat yang mencuat di media sosial. Sebagian pihak mempersoalkan Lebaran Ketupat yang banyak digelar di beberapa daerah karena tidak pernah diajarkan Nabi Muhammad SAW.



"Mengadakan Lebaran Ketupat itu tidak bertentangan dengan Islam. Hanya orang yang tidak suka saja yang bilang Lebaran Ketupat itu bertentangan dengan syariat. Saya bukan orang Jawa, tapi saya suka dengan Lebaran Ketupat. Budaya yang seperti ini justru perlu disuarakan bahwa memang tidak menyalahi peraturan agama Islam," kata KH Yusnar Yusuf Rangkuti di Jakarta, Jumat (19/4/2024).

Baca juga: 7 Pengganti Ketupat untuk Disantap di Hari Lebaran, Mengenyangkan

Seperti halnya Lebaran Ketupat yang menjadi kebiasaan saat Lebaran, mudik atau pulang kampung juga sebenarnya berasal dari kebiasaan masyarakat Indonesia saat libur panjang. Mudik sejatinya produk budaya, bukan syariat agama, tapi pelaksanaannya dilakukan oleh seluruh umat Islam di Indonesia karena dinilai tidak bertentangan dengan ajaran Islam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!