Baznas-INH Bagikan Hidangan Berkah Ramadan bagi Warga Palestina di Gaza
Minggu, 07 April 2024 - 17:04 WIB
Pihaknya berharap, makanan yang didistribusikan Baznas yang bekerja sama dengan INH ini dapat meringankan beban warga Palestina dan membawa sedikit keceriaan di tengah kondisi sulit yang dihadapi.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur, yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu masyarakat Palestina yang sedang mengalami kesulitan,” tambahnya.
Mahdum menegaskan, Baznas memastikan penyaluran infak kemanusiaan dari masyarakat Indonesia untuk Palestina ini dilakukan dengan menerapkan prinsip 3A yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI.
“Kegiatan kemanusiaan ini sejalan dengan misi Baznas untuk menjangkau lebih banyak orang yang membutuhkan dan memberikan dampak positif dalam kehidupan mereka. Semoga kita semua mendapat berkah dari Allah SWT,” ucapnya.
Sementara itu, Presiden Direktur INH Luqmanul Hakim menyatakan, pada bulan keenam agresi Israel ke Jalur Gaza telah membuat lebih dari 33.000 nyawa syahid, hampir setengah di antaranya anak-anak sekitar 14.500 anak dan mayoritas korban lainnya adalah wanita.
"Lebih dari 75.000 luka-luka, ribuan menghilang, jutaan rakyat terkena penyakit infeksi serta mayoritas bangunan di Jalur Gaza dalam kondisi rusak parah," ucapnya.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur, yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu masyarakat Palestina yang sedang mengalami kesulitan,” tambahnya.
Mahdum menegaskan, Baznas memastikan penyaluran infak kemanusiaan dari masyarakat Indonesia untuk Palestina ini dilakukan dengan menerapkan prinsip 3A yaitu Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI.
“Kegiatan kemanusiaan ini sejalan dengan misi Baznas untuk menjangkau lebih banyak orang yang membutuhkan dan memberikan dampak positif dalam kehidupan mereka. Semoga kita semua mendapat berkah dari Allah SWT,” ucapnya.
Sementara itu, Presiden Direktur INH Luqmanul Hakim menyatakan, pada bulan keenam agresi Israel ke Jalur Gaza telah membuat lebih dari 33.000 nyawa syahid, hampir setengah di antaranya anak-anak sekitar 14.500 anak dan mayoritas korban lainnya adalah wanita.
"Lebih dari 75.000 luka-luka, ribuan menghilang, jutaan rakyat terkena penyakit infeksi serta mayoritas bangunan di Jalur Gaza dalam kondisi rusak parah," ucapnya.
Lihat Juga :