Otsus Beri Peluang Pemuda Papua Optimalkan Potensi Sesuai Minat dan Bakat
Minggu, 16 Agustus 2020 - 19:51 WIB
Potensi masyarakat wilayah Papua dan Papua Barat sebenarnya terbilang sangat potensial dalam mendorong pengembangan perekonomian di wilayah timur. Contohnya, putra Papua yang bernama Paskalis Pigai memiliki bakat profesional foto dan videografer.
(Baca juga: Selama Pandemi, Ciptakan Pendidikan Menyenangkan bagi Anak di Rumah)
Paskalis ingin agar lebih banyak lagi pemuda dan pemudi asli Papua seperti dirinya dapat menjadi fotografer dan videografer profesional. "Lebih banyak orang, berangan-angan menjadi Aparat Sipil Negara (ASN) ketimbang menjadi profesional disini," ucapnya.
Keahlian Paskalis, menjadi seorang fotografer dan video membuat dirinya diperhitungakan di kelompoknya. Melalui PT Papua Project yang didirikannya, ia menjadi seorang profesional di bidang foto dan videografi. Wajar, Paskalis Pigai dipilih oleh rekan-rekannya menjadi ketua Komunitas Fotografi Manokwari.
Menanggapi perekrutan ASN di Papua, Paskalis Pigai yang juga co-founder PT Papua Muda Inspiratif mengakui masih adanya masalah dan polemik ditengah masyarakat Papua. Pasalnya pemuda di Papua tetap berpendapat bahwa untuk ASN harus mayoritas anak asli Papua.
(Baca juga: Selama Pandemi, Ciptakan Pendidikan Menyenangkan bagi Anak di Rumah)
Paskalis ingin agar lebih banyak lagi pemuda dan pemudi asli Papua seperti dirinya dapat menjadi fotografer dan videografer profesional. "Lebih banyak orang, berangan-angan menjadi Aparat Sipil Negara (ASN) ketimbang menjadi profesional disini," ucapnya.
Keahlian Paskalis, menjadi seorang fotografer dan video membuat dirinya diperhitungakan di kelompoknya. Melalui PT Papua Project yang didirikannya, ia menjadi seorang profesional di bidang foto dan videografi. Wajar, Paskalis Pigai dipilih oleh rekan-rekannya menjadi ketua Komunitas Fotografi Manokwari.
Menanggapi perekrutan ASN di Papua, Paskalis Pigai yang juga co-founder PT Papua Muda Inspiratif mengakui masih adanya masalah dan polemik ditengah masyarakat Papua. Pasalnya pemuda di Papua tetap berpendapat bahwa untuk ASN harus mayoritas anak asli Papua.
Lihat Juga :